NASA Temukan Bulan Baru Uranus Berdiameter 10 Kilometer

Bulan baru Uranus

JOSS.CO.ID, Jakarta – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil menemukan satelit alami atau bulan baru yang mengorbit Planet Uranus. Bulan tersebut diperkirakan memiliki diameter hampir 10 kilometer, atau setara seperempat jarak lari maraton penuh.

Para ilmuwan menyebut ukuran bulan ini sangat kecil, sehingga teleskop lain maupun wahana antariksa Voyager 2 sebelumnya tidak berhasil mendeteksinya. Sebagai perbandingan, Bulan Bumi memiliki diameter lebih dari 3.200 kilometer, sedangkan bulan terbesar Uranus, Titania, berdiameter sekitar 1.600 kilometer.

“Meski ukurannya kecil, penemuan ini sangat penting,” ungkap Maryame El Moutamid, ilmuwan di Southwest Research Institute’s Solar System Science and Exploration Division, dalam pengumuman NASA yang dikutip Rabu (20/8).

Sebelum temuan ini, Uranus tercatat memiliki 28 bulan. Kini jumlahnya bertambah menjadi 29 setelah satelit baru yang sementara diberi nama S/2025 U1 berhasil ditemukan. Sesuai aturan, nama resmi bulan baru Uranus harus mendapat persetujuan dari International Astronomical Union (IAU).

Planet Uranus dikenal memiliki lima bulan utama, yakni Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon. Semua bulan di Uranus diberi nama berdasarkan tokoh dalam karya William Shakespeare dan Alexander Pope, sehingga kerap dijuluki “bulan sastra.”

NASA menegaskan, penemuan terbaru ini belum melalui proses peninjauan sejawat. Sebelumnya, pada November 2023, para astronom juga menemukan bulan baru yang dinamai S/2023 U1.

Menurut Matthew Tiscareno dari SETI Institute, penemuan ini menunjukkan masih banyak misteri yang perlu diungkap dari sistem bulan Uranus.

“Mungkin masih ada lebih banyak lagi, dan kita hanya perlu terus mencarinya,” ujarnya.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*