
SEMARANG, JOSS.CO.ID – Menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, satu karya musik yang menyentuh dan menggungah semangat nasionalisme hadir dari tangan seorang perempuan asal Kota Semarang. Namanya Deta Ryana, seorang pencipta lagu berbakat yang merilis lagu terbarunya berjudul “Akulah Indonesia”.
Lagu ini bukan sekadar persembahan menjelang hari kemerdekaan. Lebih dari itu, Deta ingin menyampaikan pesan yang kuat: pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda.
Di tengah arus globalisasi dan era digital yang serba cepat, menurutnya, rasa cinta tanah air tidak boleh ikut luntur. Menurut dia, semua harus bersatu untuk mewujudkan Indonesia maju.
“Untuk mencapai kemenangan yaitu Indonesia maju, semua harus bersatu, tidak mudah terpecah karena apapun, antara kebijakan dan aspirasi masyarakat yang positif harus sejalan demi persatuan dan tercapainya tujuan bangsa. Saya merasa hal itu sudah dilakukan Presiden Prabowo ” kata Deta.
Dia merasa prihatin dengan fenomena saat ini, di mana rasa nasonalisme masyarakat sudah mulai memudar. Contohnya kampanye #KaburAjaDulu yang viral di media sosial serta adanya mantan Tentara Indonesia yang menjadi tentara bayaran untuk membela negara lain.
Menariknya, inspirasi di balik lagu ini datang dari sosok Presiden RI, Prabowo Subianto. Menurut Deta, semangat dan komitmen Presiden Prabowo terhadap bangsa Indonesia menjadi motivasi tersendiri dalam menciptakan lagu ini.
“Presiden Prabowo dan fenomena masyarakat menginspirasi terciptanya lagu ini. Dan lagu ini dari lirik, maksud, dan tujuannya, sangat sejalan dengan tema kemerdekaan RI yang baru saja diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo,” imbuh dia. Dari situlah tercipta lagu ini dalam waktu sangat singkat. Semua mengalir begitu saja tanpa direncanakan
“Untuk tantangan atau kesulitan mengenai lagu ini karena saya sebagai pencipta lagu yang belum begitu dikenal, lagu Akulah Indonesia mungkin butuh waktu untuk sampai ke Bapak Presiden Prabowo maupun dikenal masyarakat Indonesia,” tutur Deta.
Lagu “Akulah Indonesia” secara resmi sudah dirilis pada 1 Agustus 2025 lalu di kanal YouTube pribadinya, Deta Ryana. Lagu ini bisa diakses dan dinikmati oleh masyarakat luas.
Ini bukanlah lagu pertama yang Deta ciptakan. Dia sudah memiliki lima karya. Selain “Akulah Indonesia”, empat lagu lainnya yaitu berjudul “Wahai Mentari Pagi”, “Doa Ibu”, “Cinta Monyet”, dan “Bukan Superhero”.
Dalam lagu-lagunya tersebut, Deta sering menyuarakan isu kesehatan mental yang saat ini menjadi tantangan serius bagi generasi muda bangsa Indonesia. Karena menurut dia, mental atau jiwa merupakan fondasi dalam melakukan pembangunan nasional.
“Harapan saya kita semua memiliki mental atau jiwa yang kuat dalam menghadapi banyak tantangan secara global, baik dalam bernegara, bermasyarakat, sekolah, keluarga, bahkan tantangan yang timbul karena diri sendiri,” ungkap Deta.
Dengan lirik penuh semangat dan irama yang membangkitkan energi positif, “Akulah Indonesia” diharapkan bisa menjadi lagu penyemangat di momen perayaan kemerdekaan tahun ini. Lagu ini cocok diputar dalam berbagai kegiatan peringatan 17 Agustus, mulai dari upacara, lomba kemerdekaan, hingga kegiatan komunitas.
Karya ini menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan bisa disuarakan lewat berbagai cara, termasuk musik. Dan siapa sangka, dari Kota Semarang, muncul sosok seperti Deta Ryana yang ikut mengingatkan bahwa jiwa nasionalisme tidak pernah ketinggalan zaman dan harus selalu ada dalam diri tiap generasi.
Dengarkan lagu “Akulah Indonesia” karya Deta Ryana:

Leave a Reply