
JOSS.CO.ID, Pekalongan – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggencarkan program cek kesehatan gratis (CKG) bagi 193.073 siswa dari 948 sekolah dan santri pondok pesantren. Program ini menjadi langkah strategis untuk membentuk generasi sehat dan unggul dalam menyongsong masa depan.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menegaskan bahwa CKG merupakan bagian dari komitmen daerah untuk meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik.
“Kami ingin siswa tidak takut untuk menjalani pemeriksaan. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin agar kondisi kesehatan dapat diketahui sejak dini,” ucap Fadia saat memberikan keterangan di Pekalongan, Kamis (7/8).
Ia juga mengajak para kepala sekolah dan pimpinan pondok pesantren untuk mendukung penuh pelaksanaan program. Tujuannya agar seluruh siswa dan santri bisa memperoleh pemeriksaan secara menyeluruh.
“Saya ingin anak-anak Pekalongan tumbuh sehat, panjang umur, berprestasi, dan mampu meraih cita-cita,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menjelaskan bahwa pelaksanaan CKG mengacu pada sejumlah regulasi dari pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh melalui 15 indikator, mulai dari pengukuran status gizi, tes mata dan telinga, hingga pemeriksaan gigi dan indeks massa tubuh (IMT).
“Kami telah menurunkan tenaga medis yang kompeten serta didukung logistik dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya. Dukungan ini diharapkan mampu mempercepat deteksi dini potensi penyakit dan sekaligus memperkuat sistem penanganan kesehatan pelajar.
Ia menambahkan, program ini tak hanya menjadi kegiatan rutin, tapi juga bagian dari kontribusi nyata menuju visi Indonesia Emas 2045, dengan membentuk sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan tangguh dalam menghadapi tantangan global.

Leave a Reply