
JOSS.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 1.250 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI diterjunkan untuk mengawal unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada Senin (19/8/2025). Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara persuasif dan humanis.
“Kami pastikan aksi berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Susatyo.
Seluruh aparat yang bertugas telah mengikuti Tactical Wall Game (TWG) dan apel gabungan sebelum diterjunkan ke lapangan. Latihan tersebut dilakukan untuk menyamakan strategi, membaca potensi kerawanan, sekaligus memastikan langkah-langkah pengamanan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Petugas dilarang membawa senjata api saat mengamankan demonstrasi. Polisi juga mengimbau peserta aksi agar tetap tertib, tidak membakar ban, tidak merusak fasilitas umum, dan tidak menutup akses jalan.
“Silakan menyampaikan pendapat di muka umum, tetapi tetap dalam koridor hukum. Kami hadir untuk menjamin situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Terkait arus lalu lintas, polisi akan melakukan rekayasa secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Masyarakat diimbau menghindari kawasan Gedung DPR/MPR RI selama aksi berlangsung dan disarankan menggunakan jalur alternatif.
“Kami mohon pengertian warga. Keselamatan dan kenyamanan bersama adalah prioritas utama,” tambahnya.
Selain itu, Susatyo juga mengingatkan publik agar tidak mudah terprovokasi isu negatif yang beredar di media sosial.
“Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak terverifikasi. Mari bijak bermedia sosial dan tetap menjaga persatuan,” imbaunya.

Leave a Reply