Suami Mantan Wali Kota Diduga Terima Uang Iuran Pegawai, Jadi Target Operasi KPK

Alwin Basri, suami mantan Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Semarang – Sidang lanjutan kasus korupsi di Pemkot Semarang kembali menghadirkan fakta baru. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (9/7/2025), Binawan Febrianto, Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran Pajak Daerah Bapenda Kota Semarang, mengungkap adanya ancaman mutasi dari Alwin Basri jika ia tidak menyetorkan sejumlah uang.

“Kalau macam-macam, tak sikat, tak pindah,” ujar Binawan menirukan ucapan Alwin di hadapan majelis hakim.

Dalam kesaksiannya, Binawan mengaku telah memberikan total Rp1 miliar kepada Alwin Basri yang bersumber dari iuran kebersamaan pegawai Bapenda Kota Semarang. Uang tersebut diserahkan dalam empat tahap.

Tak hanya itu, Binawan juga menyebut bahwa menjelang akhir 2023, Alwin Basri meminta uang hingga Rp3 miliar. Permintaan tersebut diklaim untuk mendukung pencalonan Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryati Rahayu, dalam kontestasi politik.

“Pak Alwin minta Rp3 miliar untuk mendukung kegiatan politik beliau dan pencalonan Bu Ita,” tegas Binawan.

Menurutnya, permintaan itu sempat ditolak oleh Kepala Bapenda Kota Semarang saat itu. Namun, Alwin tetap menekan dengan ancaman, menyebut bahwa jika uang tidak diberikan, “sudah ada pengganti dari provinsi” yang siap mengambil alih posisi pejabat tersebut.

Sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum KPK, disebutkan bahwa selama periode 2022 hingga 2024, Mbak Ita diduga menerima Rp3,8 miliar dari skema iuran kebersamaan pegawai. Sementara Alwin Basri, yang kala itu menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, disebut menerima dana sebesar Rp1,2 miliar.

Kasus korupsi Semarang ini semakin memperkuat dugaan praktik penyalahgunaan wewenang oleh pejabat daerah. Proses hukum terhadap kedua terdakwa kini terus berjalan di pengadilan, dengan perhatian publik yang semakin meningkat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*