
JOSS.CO.ID, SOLO – Pemulangan jemaah haji Embarkasi Solo, Jawa Tengah, dari Tanah Suci ke Indonesia pada musim haji 2025 berlangsung lebih cepat dari jadwal semula. Hal ini disampaikan oleh Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi, yang menjelaskan bahwa kelompok terbang (kloter) terakhir, yaitu kloter 95, dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 11 Juli 2025.
“Rata-rata ini penerbangan hampir 15 menit lebih awal kedatangan. Khusus yang gelombang dua awal memang agak mundur 10 menitan,” ujar Gentur di Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/7/2025).
Perubahan Jadwal Penerbangan Jadi Kunci Percepatan
Gentur menjelaskan bahwa pemulangan jemaah haji yang lebih cepat ini terjadi karena penyesuaian jadwal penerbangan, terutama dari Maskapai Garuda Indonesia.
“Kita menerima perubahan jadwal dari Maskapai Garuda kloter 94 dan 95 maju satu jam. Jadi awalnya yang kloter 95 itu landing pukul 07.40 WIB menjadi pukul 04.10 WIB,” jelas Gentur.
Meski sempat ada keterlambatan pada awal proses pemulangan, situasi ini tidak berlangsung lama. Beberapa kendala muncul akibat ancaman bom pada pesawat Saudia Airlines SI-576 serta kepadatan di Bandara Madinah, yang menjadi titik keberangkatan banyak jemaah dari seluruh dunia.
“Bisa jadi (bandara padat karena penerbangan seluruh dunia). Bahkan kemarin yang kloter 60 lebih awal hampir 1 jam karena pushback dari Madinah lebih awal sehingga sampai di sini hampir 1 jam lebih awal,” ungkapnya lagi.
Lebih dari 22 Ribu Jemaah Telah Tiba di Tanah Air
Berdasarkan data hingga Selasa (1/7/2025), total 22.631 jemaah haji Embarkasi Solo telah kembali ke Indonesia, meliputi kloter 1 hingga 63.
Namun, terdapat sejumlah kabar duka. Sebanyak 49 jemaah haji meninggal dunia di Tanah Suci dan telah dimakamkan di sana. Selain itu, 79 jemaah lainnya masih dirawat di beberapa rumah sakit di Arab Saudi akibat kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Percepatan pemulangan jemaah haji Embarkasi Solo 2025 menjadi kabar baik bagi para keluarga yang menantikan kepulangan orang tercinta. Meskipun sempat terkendala oleh insiden dan kepadatan bandara, upaya koordinasi yang dilakukan pihak maskapai dan otoritas haji Indonesia berhasil mempercepat jadwal kepulangan sebagian besar jemaah. Semoga seluruh proses kepulangan kloter selanjutnya berjalan lancar hingga akhir musim haji.

Leave a Reply