Gunung Rinjani Tutup Sementara Jalur Pelawangan Sembalun Usai Dua WNA Terjatuh

Gunung Rinjani. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Lombok – Balai Taman Nasional (BTN) Gunung Rinjani resmi menutup sementara jalur pendakian Pelawangan Sembalun menuju dan dari Danau Segara Anak. Keputusan ini diambil setelah dua warga negara asing (WNA) mengalami kecelakaan di lokasi yang sama dalam waktu berdekatan.

Penutupan jalur pendakian dimulai sejak 16 Juli 2025 dan akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan. Informasi lebih lanjut akan diumumkan oleh pihak BTN melalui kanal resmi.

“Penutupan ini dilakukan demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan serta mendukung pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan,” tulis pihak BTN Gunung Rinjani melalui akun Instagram resminya.

Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, BTN juga menonaktifkan layanan pemesanan tiket di aplikasi eRinjani. Namun, pengunjung yang sudah memiliki tiket tetap diizinkan mendaki sesuai jadwal yang tercantum.

Insiden terbaru terjadi saat seorang WNA asal Belanda, Sarah Van Hulten (16), terjatuh sejauh 20–30 meter di area sekitar 50 meter sebelum jembatan menuju Danau Segara Anak. Ia mengalami cedera serius, termasuk patah leher dan pendarahan di kepala, namun masih dalam kondisi sadar.

Tim medis EMHC bersama petugas taman nasional segera mengevakuasi korban menggunakan helikopter pada Kamis (17/7). Saat ini, Sarah sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit BIMC Kuta, Bali.

Sehari sebelumnya, pendaki asal Swiss bernama Benedikt Emmenegger (46) juga terperosok di lokasi yang sama. Ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan penanganan medis.

Sebelumnya, pada bulan lalu, pendaki asal Brasil bernama Juliana Marins dilaporkan tewas setelah jatuh di tebing curam dengan kedalaman 600 meter dalam jalur menuju puncak Gunung Rinjani. Lokasi jatuhnya berbeda dari dua insiden terbaru.

Dengan rentetan kejadian tersebut, BTN mengimbau seluruh pendaki untuk meningkatkan kewaspadaan selama melakukan aktivitas outdoor di kawasan wisata Gunung Rinjani.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*