
JOSS.CO.ID, Semarang – Seorang oknum ASN di lingkungan Pemkot Semarang harus kehilangan peluang promosi jabatan setelah terseret kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan berusia 19 tahun.
ASN berinisial A, yang kini menjabat Sekretaris Kelurahan (Seklur) di wilayah Semarang Tengah, menjadi sorotan publik usai pengakuan korban viral di media sosial.
Video pengakuan tersebut pertama kali beredar pada Minggu (6/7/2025) melalui akun Instagram @smg_repostt dan @info_semarang_update.
Dalam rekaman itu, perempuan muda berinisial U mengungkapkan kronologi dugaan pelecehan yang dialaminya saat makan siang di sebuah kafe di kawasan Singosari bersama dua temannya. Salah satu dari mereka, perempuan berinisial W, disebut sebagai pihak yang mengenalkan U kepada A.
Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva atau yang dikenal dengan sapaan Amoy, membenarkan bahwa promosi jabatan A sebagai lurah telah ditangguhkan.
“Usulan promosi sudah masuk, tapi karena kasus ini menuai polemik di masyarakat, maka kami pending,” ujarnya pada Rabu (9/7/2025).
Amoy menegaskan bahwa dugaan pelecehan seksual tidak bisa ditoleransi, meski A membantah semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Ia menambahkan, pihak kecamatan akan mengikuti prosedur dan menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi terkait.
Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi ASN Semarang, terutama yang menyangkut etika dan integritas aparatur negara. Pemerintah setempat diminta untuk bertindak tegas agar menjaga kepercayaan publik terhadap birokrasi.

Leave a Reply