BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Tengah Turun Jadi 3,37 Juta Jiwa per Maret 2025

Pelaksana Tugas Kepala BPS Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Semarang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah per Maret 2025 mengalami penurunan sebesar 0,99 persen atau sekitar 337.640 jiwa dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pelaksana Tugas Kepala BPS Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih, menyampaikan bahwa total penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat 3,37 juta orang atau setara dengan 9,48 persen dari total populasi provinsi. Angka tersebut turun dari 3,7 juta jiwa atau 10,47 persen pada Maret 2024.

“Penurunan ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah Jawa Tengah,” ujar Endang saat konferensi pers di Semarang, Jumat (25/7/2025).

Ia merinci, tingkat kemiskinan di perdesaan masih lebih tinggi, yakni 9,92 persen, dibandingkan di perkotaan yang mencapai 9,10 persen. Sementara itu, rata-rata jumlah anggota dalam satu rumah tangga miskin di Jateng adalah 4,40 orang.

Garis kemiskinan 2025 pun naik menjadi Rp2.366.373 per rumah tangga miskin per bulan, meningkat 3,72 persen dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp2.281.505. Nilai ini mencerminkan jumlah minimal pengeluaran yang dibutuhkan rumah tangga agar tidak dikategorikan sebagai miskin.

Endang menjelaskan, turunnya angka kemiskinan tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi Jateng 2025 yang mencapai 4,96 persen pada triwulan pertama, lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya. Faktor lainnya adalah penurunan tingkat pengangguran Jawa Tengah, yang tercatat turun 0,45 poin antara Agustus 2024 hingga Februari 2025.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*