JOSS.CO.ID, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada Kamis (17/7/2025). Prakirawan BMKG, Sentia Arianti, menjelaskan bahwa berbagai wilayah diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, disertai petir dan angin kencang.
Menurut data dari laman resmi BMKG, sejumlah daerah konvergensi dan konfluensi terpantau memanjang di wilayah seperti Laut Filipina, Samudra Hindia barat Lampung, Laut Andaman, hingga Laut Banda. Kondisi atmosfer ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
“Kota Merauke menjadi salah satu wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat, disertai kilat dan angin kencang,” ungkap Sentia.
Sementara itu, sejumlah kota besar lainnya, seperti Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, hingga Samarinda dan Jayapura, diprakirakan akan mengalami hujan ringan.
BMKG juga menyebut beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Denpasar diperkirakan hanya mengalami kondisi berawan.
Tak hanya daratan, BMKG juga memperingatkan potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia. Gelombang laut umumnya akan berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Namun, di wilayah Samudra Hindia barat Bengkulu dan Lampung, serta perairan selatan Jawa hingga Bali dan NTB, gelombang bisa mencapai 4 meter.
Masyarakat pesisir juga diminta waspada terhadap banjir rob yang berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Riau, Jambi, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Maluku, dan Papua Selatan.
“Waspada terhadap cuaca ekstrem menjadi penting untuk menjaga keselamatan, khususnya bagi nelayan dan warga pesisir,” imbau Sentia.

Leave a Reply