
JOSS.CO.ID, Kudus – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus menemukan dua jenis makanan yang mengandung zat berbahaya dalam pengujian 78 sampel makanan di acara car free day (CFD) Kudus, Ahad (20/7/2025).
Sekretaris Dinas Kesehatan Kudus, Nuryanto, mengungkapkan bahwa dua makanan yang tercemar tersebut adalah cenil dan lopis. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan cenil mengandung Rhodamin B, sementara lopis positif mengandung boraks.
“Temuan ini berasal dari pemeriksaan terhadap makanan yang dijajakan para pedagang di sepanjang Jalan A. Yani dan Jalan Ramelan saat CFD berlangsung,” ujar Nuryanto.
Tim gabungan dari BBPOM dan Dinkes Kudus mengambil total 78 sampel makanan. Sebanyak 57 sampel diuji oleh BBPOM, sementara 21 lainnya diperiksa langsung oleh Dinas Kesehatan Kudus.
Pemerintah setempat rutin melakukan pengawasan pangan demi menjamin makanan yang dikonsumsi masyarakat aman dan bebas dari bahan kimia berbahaya.
“Kami ingin semua pedagang, baik UMKM maupun pedagang kaki lima, hanya menggunakan bahan pangan yang aman,” tegas Nuryanto.
Menindaklanjuti temuan ini, petugas langsung memberikan pembinaan kepada pedagang serta melarang penjualan cenil dan lopis yang masih tersisa. Dari hasil keterangan di lapangan, diketahui makanan tersebut diperoleh dari pemasok di Pasar Bitingan Kudus.
“Kami akan telusuri asal makanan tersebut dan melakukan pengawasan langsung ke pedagang di pasar,” tambahnya.
Ketua Paguyuban PKL CFD Kudus, Yanuar Hilmi, membenarkan temuan tersebut dan menyatakan pihaknya telah memberikan imbauan langsung kepada para pedagang agar tidak menjual makanan berbahaya, terlebih jika bukan buatan sendiri.
“Temuan ini menjadi peringatan penting agar seluruh pedagang lebih memperhatikan keamanan pangan, demi melindungi konsumen dan menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Yanuar.

Leave a Reply