Trump Sebut TikTok Sudah Miliki Calon Pembeli, Mayoritas Saham Akan Dikuasai Investor AS

Ilustrasi. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Washington – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap bahwa aplikasi video pendek TikTok telah menemukan calon pembeli dari kalangan “orang-orang sangat kaya”. Identitas para investor ini akan diumumkan dalam dua pekan ke depan. Hal itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News, dikutip dari Reuters, Senin (30/6/2025).

“Kami sudah mendapatkan pembeli untuk TikTok. Mungkin saya masih perlu persetujuan dari Tiongkok,” kata Trump. Meski demikian, ia yakin Presiden Xi Jinping tidak akan menolak kesepakatan tersebut.

Trump menjelaskan bahwa kesepakatan penjualan TikTok mencakup pembentukan entitas baru berbasis di Amerika Serikat, dengan mayoritas saham dimiliki oleh investor AS. Langkah ini bertujuan memisahkan operasi TikTok dari perusahaan induknya di Tiongkok, ByteDance.

Sebelumnya, Trump telah memperpanjang batas waktu bagi ByteDance untuk menyelesaikan proses divestasi TikTok di AS hingga 17 September. Namun, proses tersebut sempat tersendat menyusul keputusan Tiongkok yang menunjukkan penolakan, menyusul kebijakan tarif tinggi AS terhadap produk Tiongkok.

Sesuai dengan Undang-Undang Amerika Serikat tahun 2024, TikTok wajib menghentikan operasinya paling lambat 19 Januari, kecuali ByteDance berhasil menjual seluruh aset TikTok di AS atau menunjukkan kemajuan signifikan dalam proses divestasi.

Trump menyebut aplikasi TikTok cukup berpengaruh dalam meningkatkan popularitasnya di kalangan pemilih muda saat Pilpres 2024. Karena itu, ia sudah tiga kali memperpanjang tenggat waktu divestasi untuk memastikan transisi kepemilikan berlangsung secara legal dan terstruktur.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*