Pengguna iPhone Keluhkan Iklan Apple Wallet, Disebut Mirip Taktik Ponsel China

Peluncuran Iphone 16
Peluncuran Iphone 16

JOSS.CO.ID, Jakarta – Sejumlah pengguna iPhone mengungkapkan kekesalannya setelah perangkat mereka dibanjiri iklan dari aplikasi bawaan Apple Wallet. Iklan tersebut mempromosikan film “F1 The Movie”, produksi orisinal Apple yang dibintangi Brad Pitt.

Iklan itu muncul dalam bentuk notifikasi diskon US$10 di platform Fandango, bagi pengguna yang membeli dua tiket atau lebih. Hal ini memicu reaksi negatif pengguna di berbagai media sosial, termasuk Reddit.

“Saya tak menghabiskan lebih dari US$1.000 untuk sebuah iPhone hanya untuk melihat iklan,” tulis salah satu pengguna Reddit dengan akun u/captain42d, dikutip dari TechCrunch, Selasa (24/6/2025).

Beberapa pengguna bahkan mulai mencari cara untuk mematikan iklan di Apple Pay maupun layanan Apple lainnya yang memunculkan promosi serupa.

Fenomena ini bukan yang pertama. Apple sebelumnya pernah menuai kritik saat secara otomatis menambahkan album U2 ke perpustakaan iTunes pengguna, tanpa izin. Kini, kasus iklan Wallet ini membuat sebagian pengguna mengaku merasakan dejavu atau kilas balik atas kejadian tersebut.

Di sisi lain, praktik iklan sistem semacam ini lebih dulu dikenal dari ponsel buatan China, seperti Xiaomi atau Realme. Pengguna kerap mengeluhkan munculnya iklan di aplikasi bawaan, meski ponsel tersebut lebih murah dari iPhone.

Meski begitu, sejumlah produsen China kini mulai merespons keluhan tersebut. Xiaomi, misalnya, berencana mengurangi iklan secara bertahap melalui sistem operasi HyperOS 3 berbasis Android 16.

Dikutip dari Huawei Central, Xiaomi akan menonaktifkan sebagian besar iklan sistem dalam versi perangkat lunak terbaru. Saat ini, pengguna sudah bisa mengontrol iklan lewat pengaturan dan melihat lebih sedikit iklan dibanding versi sebelumnya. Namun, iklan masih tetap hadir di beberapa aplikasi bawaan.

Apple sendiri hingga kini belum mengumumkan opsi resmi untuk menghentikan promosi internal seperti iklan film di Apple Wallet, sehingga pengguna berharap ada kontrol privasi dan iklan yang lebih transparan di masa depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*