
JOSS.CO.ID Pekalongan – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, resmi mengalokasikan dana sebesar Rp38 miliar dari APBD II untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton tahap kedua. Proyek ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir 2025.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan bahwa pembangunan tahap pertama telah selesai sesuai dengan spesifikasi teknis dan telah lolos audit oleh BPK tanpa catatan temuan.
“Dari hasil peninjauan, kami pastikan pembangunan tahap pertama RSUD Kraton berjalan baik. Pemeriksaan dari BPK juga menunjukkan hasil positif tanpa temuan,” ujar Fadia saat ditemui di Pekalongan, Minggu (22/6).
Tahap kedua pembangunan rumah sakit ini kini telah memasuki proses kontrak dan lelang. Fadia menegaskan bahwa seluruh struktur gedung akan diselesaikan tahun ini, sementara untuk bagian interior rumah sakit akan dirampungkan pada tahap berikutnya.
“Kami targetkan seluruh bangunan RSUD baru selesai akhir tahun ini. Fokus selanjutnya adalah interior, yang kemungkinan memerlukan tambahan anggaran sekitar Rp90 miliar,” jelasnya.
Fadia menyebut bahwa proyek pembangunan rumah sakit Jawa Tengah ini adalah impian lama masyarakat yang kini bisa diwujudkan oleh Pemkab Pekalongan. Ia juga mengapresiasi seluruh tim dan dukungan warga yang telah mendoakan kelancaran proyek ini.
“Ini adalah kebanggaan besar bagi kami. Proyek RSUD Kraton merupakan hasil kerja keras seluruh tim dan doa masyarakat Pekalongan,” tambahnya.
Dengan selesainya pembangunan rumah sakit baru Pekalongan ini, Pemkab berharap bisa meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan Pekalongan ke depannya, terutama untuk masyarakat di wilayah Kraton dan sekitarnya.

Leave a Reply