JOSS.CO.ID, Teheran – Pemerintah Iran membantah tuduhan Israel bahwa mereka sengaja menyerang Rumah Sakit Soroka di wilayah selatan Israel dalam gelombang serangan rudal baru-baru ini. Iran menegaskan bahwa target mereka adalah fasilitas militer dan intelijen Israel, bukan warga sipil.
“Kami hanya menyasar pusat komando militer dan intelijen Israel dengan serangan presisi tinggi,” tegas Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melalui akun X-nya, Jumat (20/6/2025), seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Araghchi mengakui bahwa ledakan di sekitar lokasi memang menyebabkan kerusakan ringan pada sebagian area Rumah Sakit Militer Soroka, yang sebagian besar sudah dievakuasi sebelumnya. Fasilitas tersebut, menurutnya, digunakan untuk merawat tentara Israel yang terlibat dalam genosida di Gaza.
Serangan balasan Iran yang terjadi pada Kamis pagi menyasar sejumlah kota besar di Israel, termasuk Tel Aviv, Ramat Gan, dan Beersheba. Lebih dari 270 warga Israel terluka, menurut otoritas setempat. Media resmi Iran, IRNA, mengklaim rudal-rudal itu diarahkan ke markas militer dan dinas intelijen yang berada tak jauh dari rumah sakit tersebut.
Diplomat senior Iran menuding Israel sebagai pihak yang pertama kali memicu konflik, melalui serangan udara terhadap fasilitas strategis di Iran, termasuk instalasi militer dan nuklir.
“Rezim Israel-lah yang memulai pertumpahan darah ini. Rakyat kami menjadi korban serangan brutal sejak Israel melancarkan perang ilegal terhadap kami pekan lalu,” ujar Araghchi.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah Iran telah memperingatkan warga sipil Israel untuk menjauhi wilayah militer sebelum peluncuran serangan.
“Pasukan kami akan terus menindak para penjahat perang hingga mereka berhenti dan mempertanggungjawabkan aksi kriminalnya terhadap Iran,” lanjutnya.
Konflik bersenjata ini telah menyebabkan kerugian besar di kedua pihak. Pihak Israel melaporkan 24 korban tewas dan ratusan luka-luka akibat serangan dari Iran. Sementara itu, Iran mencatat 585 korban jiwa dan lebih dari 1.300 orang terluka dalam serangan balasan Israel.

Leave a Reply