Indonesia Rajai Asia Tenggara dalam Jumlah YouTuber, Jess No Limit Jadi yang Teratas

Ilustrasi streaming youtube. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Semarang – Indonesia menempati posisi puncak di Asia Tenggara sebagai negara dengan jumlah YouTuber berpengikut lebih dari satu juta terbanyak. Menurut data terbaru YouTube, tercatat ada 3.000 kanal YouTube asal Indonesia yang memiliki subscriber di atas satu juta, atau menguasai 40% dari total 7.600 YouTuber di kawasan ini.

‎Posisi berikutnya ditempati oleh Vietnam dengan 2.500 kanal, Thailand 1.300, Filipina 450, Malaysia 190, dan Singapura 170 kanal. Dominasi Indonesia ini sekaligus menegaskan pesatnya perkembangan industri konten kreator digital di Tanah Air.

‎Berdasarkan data Nox Influencer per 7 Juni 2025, berikut daftar YouTuber Indonesia dengan jumlah subscriber terbanyak:

‎1. Jess No Limit: 54,2 juta

‎2. Ricis Official: 48,7 juta

‎3. Frost Diamond: 43,6 juta

‎4. Willie Salim: 37,3 juta

‎5. Indosiar: 33,5 juta

‎6. Atta Halilintar: 31,4 juta

‎7. Trans7 Official: 27,2 juta

‎8. Rans Entertainment: 26,5 juta

‎9. Babybus: 26,3 juta

‎10. Deddy Corbuzier: 24,4 juta

‎Tak hanya itu, jumlah kanal YouTube dengan lebih dari 100 ribu subscriber di Indonesia dan Vietnam masing-masing mencapai 30 ribu kanal. Menurut VP Southeast Asia and South Asia Frontier Google, Sapna Chadha, angka ini mencerminkan pertumbuhan ekosistem YouTube yang terus melesat.

‎“YouTube kini menawarkan jangkauan yang sangat luas bagi brand untuk menjalin kemitraan dengan para kreator, seiring terus bertambahnya jumlah audiens aktif,” ujar Chadha, Senin (9/6/2025).

‎YouTube sendiri menjangkau 290 juta penonton di Asia Tenggara, atau setara dengan 85% dari total populasi online di kawasan ini. Jumlah konten yang diproduksi oleh kreator di Indonesia dan Vietnam pun meningkat hingga 85% secara tahunan (year-on-year).

‎Sebuah studi dari Kantar menunjukkan bahwa 85% penonton di Thailand dan 67% di Indonesia menganggap YouTuber sebagai sumber informasi yang kredibel. Di sisi lain, 60% Gen Z Indonesia lebih mempercayai brand yang dipromosikan oleh kreator YouTube dibandingkan media sosial lainnya.

‎Tak hanya itu, data Ipsos mencatat bahwa Google dan YouTube kini menjadi platform yang paling dipercaya dalam mempengaruhi proses pembelian konsumen. Chadha menambahkan, YouTube mampu meningkatkan niat beli hampir empat kali lebih besar dibandingkan platform lain. Menurutnya, kekuatan utama YouTube terletak pada kualitas konten dan hubungan erat antara kreator dengan audiens mereka.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*