
JOSS.CO.ID – Sebuah video yang memperlihatkan aksi tawuran antar remaja di kawasan Kebonharjo, Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, menghebohkan jagat media sosial.
Dalam tayangan tersebut, sekelompok pemuda yang diduga merupakan bagian dari geng jalanan terlihat saling serang di tengah permukiman warga. Rekaman ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @infokriminalsemarang.
Video memperlihatkan sejumlah remaja membawa senjata tajam, seperti celurit, sambil berjalan mendatangi area lawan. Mereka tampak menantang kelompok lain untuk keluar dan menghadapi mereka secara langsung.
Ketegangan pun meningkat saat gerombolan pemuda itu menerobos masuk ke wilayah permukiman. Tindakan brutal mereka terekam jelas, termasuk saat mereka terlihat mengejar kelompok lawan.
Di akhir video, terlihat tiga orang mengendarai satu sepeda motor. Salah satu dari mereka yang duduk di bagian tengah tampak dalam kondisi lemah. Ia diduga mengalami luka serius akibat bentrokan tersebut.
Dalam keterangannya, akun @infokriminalsemarang menyebut bahwa salah satu pemuda dalam video itu telah meninggal dunia.
“Satu korban akhirnya meninggal dunia dalam aksi perang gangster di Bonharjo, Semarang,” tulis akun tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, insiden berdarah itu terjadi pada Minggu dini hari, 25 Mei 2025. Melibatkan dua kelompok remaja, yakni Kebonharjo Bersatu dan All Star. Suasana di lokasi sempat mencekam hingga aparat kepolisian turun tangan.
Tindakan cepat dilakukan pihak kepolisian, yang berhasil mengamankan tujuh orang remaja yang diduga merupakan anggota dari kelompok Kebonharjo Bersatu. Selain itu, sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit juga turut disita.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menyampaikan bahwa ketujuh remaja tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing.
“Lagi diperiksa dulu semua, perjelas peran mereka. Tujuh orang diamankan,” ujar AKBP Andika kepada wartawan, Selasa (27/5/2025).
Saat ini, seluruh pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolrestabes Semarang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Reply