Pemkot Magelang Luncurkan Layanan Puskesmas Pagi-Sore dan Homecare, Tingkatkan Akses Kesehatan Masyarakat

Ilustrasi layanan kesehatan puskesmas. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Magelang – Pemerintah Kota Magelang terus berinovasi dalam pelayanan publik dengan menghadirkan program Puskesmas Pagi-Sore dan Homecare Pusling. Program ini diluncurkan sebagai bagian dari inisiatif unggulan Magelang Peduli, yang bertujuan memperluas dan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

‎Wali Kota Magelang, Damar Praseyono, menegaskan bahwa layanan ini hadir bukan hanya untuk memperluas jangkauan, tetapi juga menegaskan komitmen Pemkot menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, humanis, dan responsif.

‎“Kami tidak hanya memperpanjang jam layanan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat, khususnya lansia dan penyandang disabilitas, mendapatkan haknya atas pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Damar dalam rilis resmi Prokompim Pemkot Magelang, Rabu (14/5).

‎Peluncuran program berlangsung di RSUD Tidar, bertepatan dengan Seminar Nasional Neurologi bertema “Update Hospital Regulation and Advance Therapeutic for Stroke”. Acara ini dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kota Magelang, kepala puskesmas, tenaga medis, hingga perwakilan masyarakat.

‎Program Puskesmas Pagi-Sore memungkinkan masyarakat yang bekerja pagi hari tetap mendapatkan layanan kesehatan di sore atau malam. Tiga puskesmas, yakni Magelang Utara, Tengah, dan Selatan, kini beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

‎Wakil Wali Kota Magelang, Sri Harso, menyampaikan bahwa layanan ini kini dijalankan di enam puskesmas, termasuk Puskesmas Kerkopan dan Jurangombo. “Dengan tenaga medis yang berdedikasi, kami siap melayani sepenuh hati dari pagi hingga malam,” ujar Sri Harso, yang juga dokter spesialis saraf.

‎Tak hanya itu, program Homecare Pusling juga mulai dijalankan untuk menjangkau pasien yang tidak mampu datang ke puskesmas, seperti lansia, pasien disabilitas, atau mereka yang pasca stroke. Layanan ini memungkinkan tenaga medis mengunjungi rumah warga untuk memberikan perawatan langsung.

‎Sebagai bentuk layanan lanjutan, Pemkot juga memperkenalkan sistem pengantaran obat untuk pasien kronis, terutama lansia dan penyandang disabilitas, demi memastikan mereka tetap memperoleh pengobatan tanpa hambatan.

‎Wali Kota Damar menegaskan bahwa program ini menjadi bagian penting dari upaya menjadikan Magelang sebagai kota jasa yang unggul dalam layanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

‎“Dengan program ini, kami berharap tidak ada lagi warga Kota Magelang yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan dasar,” tegasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*