
Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, mengungkapkan bahwa puncak kunjungan terjadi pada Minggu (11/5), dengan jumlah mencapai 8.115 orang.
“Mayoritas pengunjung merupakan wisatawan domestik sebanyak 7.880 orang, sisanya 235 adalah turis mancanegara,” ujar Septi di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (12/5).
Rincian data kunjungan adalah sebagai berikut:
- Sabtu, 10 Mei 2025: 4.332 wisatawan
- Minggu, 11 Mei 2025: 8.115 wisatawan
- Senin, 12 Mei 2025: 6.796 wisatawan
- Senin sore, 12 Mei 2025: 2.548 wisatawan
Dari total pengunjung, wisatawan nusantara mendominasi dengan 21.037 orang, sementara turis asing tercatat sebanyak 754 orang.
Meskipun terjadi lonjakan wisatawan, arus masuk ke kawasan Bromo tetap lancar. Septi menegaskan tidak ada kemacetan maupun antrean berarti di pintu-pintu masuk.
“Hal ini berkat kesadaran pengunjung yang sudah terbiasa menggunakan sistem pemesanan tiket secara daring,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh wisatawan agar turut menjaga kelestarian lingkungan di kawasan konservasi tersebut.
“Jangan buang sampah sembarangan. Simpan dan buanglah sampah pada tempat yang disediakan,” tegasnya.
Sementara itu, Pranata Humas TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa pihaknya akan langsung mengarahkan rombongan jip wisata yang belum membeli tiket atau jumlah penumpangnya tidak sesuai data ke Rest Area Cemorolawang.
“Kami terapkan prosedur ini agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di pintu masuk Bromo,” jelas Endrip.
Ia menambahkan, pengaturan lalu lintas selama libur panjang melibatkan kolaborasi lintas instansi, termasuk TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan masyarakat setempat.
“Kerja sama ini sangat penting dalam menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan,” pungkasnya.

Leave a Reply