JOSS.CO.ID – Jumlah jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Solo yang wafat di Tanah Suci kembali bertambah. Seorang jemaah asal Kota Semarang, Sodiq Subadi (64), dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan dan nyeri dada.
Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi, menyampaikan bahwa almarhum merupakan bagian dari Kloter 31. Proses pemakaman telah dilakukan di kompleks makam Baqi, Madinah.
“Beliau wafat di Rumah Sakit King Salman Madinah, Arab Saudi pada tanggal 16 Mei 2025, jam 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS),” ujar Gentur pada Senin (19/5/2025).
Menurut laporan petugas kloter, Sodiq mulai mengalami sesak napas sekitar pukul 15.00 WAS, disertai keluhan panas di bagian dada serta pembengkakan di kaki. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit King Salman di Madinah untuk mendapatkan perawatan medis.
“Di rumah sakit King Salman Madinah, beliau sempat di RPJ (Resusitasi jantung paru) juga dan pada saat jam 16.00 WAS, dinyatakan wafat. Beliau sudah dimakamkan di makam Baqi dan tentu PPIH Arab Saudi akan membadalhajikan beliau dan kepada kepada keluarga nantinya akan mendapatkan asuransi sebesar Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji),” jelas Gentur.
Dengan meninggalnya Sodiq Subadi, jumlah jemaah Embarkasi Solo yang wafat di Arab Saudi bertambah menjadi lima orang.
Sebelumnya, Daimah Suwaryo (66) dari Kloter 4 asal Banjarnegara meninggal dunia dalam penerbangan menuju Madinah pada 3 Mei 2025 pukul 03.12 WAS.
Kemudian, Noer Koesmitro Soedarmo (65) dari Kloter 17 asal Kabupaten Tegal meninggal dunia di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah pada Jumat (9/5) pukul 11.30 WAS.
Dua jemaah lainnya berasal dari Kloter 20, yaitu Ali Zaenal Abidin (66) dari Kabupaten Tegal dan Karnadi Tiwan Tangso (73) asal Kabupaten Pemalang. Keduanya wafat saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Madinah.
Seluruh jemaah yang telah wafat dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi, Madinah.

Leave a Reply