Jelang Idul Adha, Polisi Selidiki Maraknya Pencurian Kambing di Banyumas

ilustrasi ternak kambing. (foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Banyumas – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 H, kasus pencurian kambing di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meningkat signifikan. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas kini tengah mendalami rangkaian aksi pencurian yang terjadi di wilayah Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden.

“Kami masih menyelidiki dan mendalami beberapa kasus pencurian kambing yang terjadi dalam dua pekan terakhir,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan, di Purwokerto, Sabtu (31/5).

Pihak kepolisian juga mempertimbangkan untuk menurunkan Unit Resmob guna memburu pelaku yang diduga telah meresahkan masyarakat menjelang Hari Raya Kurban.

Berdasarkan laporan, tercatat tiga kali pencurian kambing terjadi di Kemutug Kidul, yakni pada 22 Mei, 24 Mei, dan 30 Mei 2025. Salah satu korban, Kiswan, kehilangan dua dari tiga kambingnya. Parahnya, salah satu kambing yang dicuri merupakan pejantan yang sudah dipesan untuk kurban.

Kepala Desa Kemutug Kidul, Kardi Daryanto, membenarkan laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian pencurian terakhir terjadi pada Jumat malam (30/5), hanya beberapa menit sebelum acara desa dimulai. Istri Kardi menerima laporan dari Kiswan yang datang langsung ke rumahnya.

“Dua kambing dewasa diambil, sedangkan satu anakan ditemukan tertinggal di tepi jalan,” kata Kardi.

Dugaan sementara, pelaku melakukan survei terlebih dahulu sebelum mencuri. Beberapa warga mengaku melihat dua orang asing berkeliaran dekat kandang sehari sebelum pencurian terjadi. Sayangnya, warga tidak menaruh curiga karena kejadian serupa juga terjadi sebelumnya.

Menurut Kardi, dua kandang milik Kiswan dan Sumakiwan menjadi sasaran karena lokasinya dekat permukiman dan mudah diakses. Sebaliknya, sebagian besar kandang warga lainnya berada di luar desa dengan akses jalan yang sulit, sehingga lebih aman.

Meski warga telah rutin melakukan ronda malam, pencurian terakhir tetap terjadi tanpa disadari. “Saat kami memeriksa CCTV di salah satu toko, ternyata pandangan kamera tertutup oleh truk pengantar gas elpiji,” ujarnya.

Kiswan sudah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Baturraden, dengan pendampingan dari perangkat desa. Hingga saat ini, sudah tujuh ekor kambing hilang dalam tiga kejadian yang menimpa warga RT 06 RW 02, termasuk Nuridah, Roheni, Tanto, dan Sumakiwan.

Kardi berharap pelaku segera ditangkap agar masyarakat kembali merasa aman menjelang Idul Adha.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*