Nike, Adidas hingga Skechers Minta Tarif Trump Dicabut, Khawatir Tutup Usaha

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Istimewa)

JOSS.CO.ID, Jakarta – Asosiasi distributor dan peritel sepatu Amerika Serikat, Footwear Distributors & Retailers of America (FDRA), mendesak Presiden Donald Trump untuk mengecualikan produk alas kaki dari kebijakan tarif resiprokal yang baru. Mereka menilai kebijakan ini berisiko memukul keras industri sepatu nasional hingga mengancam keberlangsungan bisnis.
‎
‎Dalam surat resmi bertanggal 29 April 2025 yang dikutip dari Bloomberg pada Senin (5/5/2025), FDRA—yang mewakili 76 perusahaan besar termasuk Nike, Adidas America, Puma, dan Skechers—menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap beban tarif yang terus meningkat.
‎
‎”Industri alas kaki di Amerika Serikat tengah menghadapi risiko besar akibat lonjakan biaya produksi yang diakibatkan oleh tarif baru. Ratusan pelaku usaha kami terancam gulung tikar,” tulis FDRA dalam surat tersebut.
‎
‎FDRA menegaskan bahwa kebijakan tarif ini tidak akan berhasil membawa manufaktur alas kaki kembali ke dalam negeri. Menurut mereka, relokasi produksi ke AS membutuhkan investasi besar dan proses panjang yang tidak bisa diwujudkan dalam waktu singkat.
‎
‎“Pengenaan tarif ini justru mengikis kepastian usaha dan menghambat investasi jangka panjang. Modal yang dibutuhkan untuk membangun kembali produksi domestik pun terancam habis,” lanjut pernyataan tersebut.
‎
‎Lebih jauh, FDRA juga menyoroti bahwa tarif resiprokal turut dikenakan atas impor mesin dan bahan baku yang esensial untuk produksi alas kaki di dalam negeri. Hal ini dinilai menambah beban yang seharusnya tidak perlu ditanggung oleh industri yang sudah rapuh.
‎
‎“Jika kebijakan ini terus berjalan tanpa penyesuaian, bukan hanya perusahaan yang akan terdampak, tapi juga para pekerja dan konsumen di Amerika. Ini adalah situasi genting yang butuh respons cepat dari pemerintah,” tegas FDRA.
‎
‎Sebagai solusi, FDRA meminta pemerintah menerapkan pendekatan tarif yang lebih selektif dan strategis. Mereka menyarankan agar tarif hanya dikenakan pada produk-produk bernilai strategis dan tidak menyasar kebutuhan dasar konsumen seperti alas kaki.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*