Undip Sediakan 68 Metal Detector Amankan Ujian UTBK 2025, Antisipasi Kecurangan

Ilustrais peserta UTBK. (Foto: Istimewa)

JOSS.CO.ID, Semarang – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang telah menyiapkan sebanyak 68 metal detector untuk memastikan keamanan dan mencegah potensi kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025. Metal detector tersebut ditempatkan di setiap ruang ujian yang digunakan.

Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Undip, Prof. Paramita Prananingtyas, menjelaskan bahwa penyediaan metal detector merupakan langkah keamanan standar yang diterapkan oleh Panitia Pusat UTBK untuk menjaga kredibilitas ujian masuk perguruan tinggi ini.

“Kami menempatkan 68 metal detector di 68 ruang ujian,” ujar Paramita pada konferensi pers di Semarang, Rabu (30/4/2025).

Menurut Paramita, para peserta UTBK dilarang membawa benda logam, seperti jam tangan, anting, dan peralatan elektronik lainnya, ke dalam ruang ujian. Selain itu, pemeriksaan ketat juga dilakukan terhadap peserta yang menggunakan alat ortodontik, seperti behel (kawat gigi).
“Peserta yang memakai behel juga akan diperiksa secara seksama. Bahkan sepatu mereka harus dilepas untuk pemeriksaan, mirip dengan prosedur di bandara,” jelasnya.

Undip juga menambahkan beberapa langkah pengamanan lain untuk meningkatkan kewaspadaan, salah satunya pemeriksaan tubuh atau palpasi, yang dilakukan oleh petugas yang sejenis kelamin dengan peserta.

“Kami juga memastikan peserta yang memakai penutup kepala atau hijab menjalani pemeriksaan khusus untuk memastikan tidak ada perangkat elektronik yang disalahgunakan,” tambah Paramita.

Lebih lanjut, pihak Undip mengaku telah memperketat prosedur pemeriksaan, mengikuti perkembangan terbaru dari Panitia Pusat UTBK untuk mencegah praktik kecurangan. Dengan sistem keamanan yang ketat ini, pihak Undip mengungkapkan bahwa beberapa dugaan kecurangan sempat terdeteksi dan langsung dilaporkan ke panitia pusat untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, antisipasi terhadap penggunaan joki juga dilakukan dengan memeriksa kelengkapan berkas administrasi dan identitas peserta UTBK.

“Kami memeriksa tiga berkas utama, yaitu kartu ujian, surat keterangan kelas 12 atau ijazah, dan kartu identitas peserta,” ujarnya.

Para peserta yang belum menerima ijazah, seperti peserta angkatan tahun ini, diminta untuk menyerahkan surat keterangan kelas 12, sementara peserta yang telah lulus sebelumnya bisa menunjukkan ijazah mereka.

“Berkas-berkas ini membantu kami memastikan kesesuaian foto dan identitas peserta,” tambah Paramita. Hingga saat ini, belum ada temuan penggunaan joki.

UTBK Undip 2025 dijadwalkan berlangsung dalam satu gelombang, mulai tanggal 23 April hingga 3 Mei 2025. Undip adalah salah satu pusat UTBK yang melaksanakan ujian serentak dengan perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*