Terpuruk di Zona Degradasi, Pelatih PSIS Semarang Dipecat: Hasil Tak Sesuai Harapan

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius (tengah)

JOSS.CO.ID – PSIS Semarang yang saat ini terpuruk di zona degradasi dengan menempati posisi ke-17 klasemen sementara Liga 1 2024/2025 mengambil keputusan penting.

Manajeman PSIS Semarang resmi memecat kepala pelatihnya, Gilbert Agius. Alasan pemecatan ini karena hasil yang diperoleh Laskar Mahesa Jenar dalam kompetisi sepak bola nasional saat ini tidak sesuai harapan.

“Hari ini kami mengambil keputusan untuk memberhentikan coach Gilbert karena hasil yang tidak sesuai harapan,” kata Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang, Agung Buwono, dalam keterangan yang diterima, Selasa (29/4/2025).

Kerja sama antara PSIS Semarang dengan pelatih asal Malta ini telah terjalin selama dua tahun tiga bulan bersama. Manajeman mengucapkan terima kasih kepada Gilbert atas dedikasinya terhadap PSIS dan berharap lebih sukses ke depannya.

Atas keputusan ini, manajemen PSIS Semarang akan menunjuk Muhammad Ridwan sebagai caretaker PSIS di sisa kompetisi BRI Liga 1 2024/25.

“Dan kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi coach Gilbert selama ini. Di sisa musim ini, coach Ridwan akan menjadi caretaker PSIS,” ungkap Agung Buwono.

Performa PSIS Semarang pada musim ini merosot. PSIS berada di posisi 17 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi 25 poin. Dari 30 hasil pertandingan Liga 1, PSIS hanya menang 7 kali, 4 kali seri, dan 19 kali menelan kekalahan.

Kondisi berbeda dibandingkan pada musim 2023/2024 lalu. Di mana PSIS Semarang berhasil finish di peringkat 16 klasemen dengan mengoleksi 53 poin. Dari 34 laga, 15 kali menang, 8 imbang, dan 11 kali kalah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*