
JOSS.CO.ID, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi ratusan kuda andong yang beroperasi di area wisata Malioboro. Tujuan dari pengecekan kesehatan ini adalah untuk menjamin kesejahteraan hewan, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan yang menggunakan jasa transportasi tradisional tersebut.
Sebanyak 105 ekor kuda dari 40 andong telah diperiksa oleh tim medis dari Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta. Pemeriksaan tersebut melibatkan dokter hewan yang memastikan kondisi fisik kuda dan memastikan mereka dalam keadaan sehat.
Kepala Bidang Perikanan dan Kesehatan Hewan DPP Kota Yogyakarta, Sri Panggarti, menjelaskan bahwa pemeriksaan rutin terhadap kuda andong ini merupakan upaya untuk menjaga kualitas transportasi wisata di Malioboro.
“Kami menargetkan semua kuda andong yang beroperasi di Malioboro bisa diperiksa. Berdasarkan data sementara, ada sekitar 421 kuda. Hingga hari kedua, sudah 105 kuda dari 40 andong yang kami periksa,” katanya pada Sabtu, 26 April 2025.
Pemeriksaan ini tidak hanya sebatas mengecek kesehatan secara umum, tetapi juga memberikan perawatan medis apabila ditemukan masalah. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, mayoritas kuda dalam keadaan sehat. Namun, beberapa kuda mengalami luka ringan pada kaki dan infeksi jamur, yang langsung ditangani oleh tim medis dengan pemberian salep dan obat-obatan.
“Jika ada kuda yang sakit, kami langsung memberikan pengobatan, termasuk pemberian obat cacing dan suplemen vitamin,” tambah Sri.
Proses pemeriksaan ini meliputi beberapa tahap, seperti pemeriksaan paru-paru menggunakan stetoskop, pengecekan terhadap luka atau jamur di kulit, serta pemberian obat cacing dan vitamin. Obat cacing diberikan setiap tiga bulan sekali, sedangkan vitamin diberikan secara teratur untuk menjaga daya tahan tubuh kuda.
Imam Abror, seorang Medik Veteriner Pertama DPP Kota Yogyakarta, mengingatkan bahwa kuda yang sedang hamil, terutama yang sudah mendekati usia sembilan bulan, tidak diperbolehkan untuk menarik andong.

Leave a Reply