Pemerintah Kabupaten Batang Efisiensikan Anggaran Hingga Rp150 Miliar, Prioritaskan Program Esensial

Ilustrasi efisiensi anggaran. (Foto: Istimewa)

JOSS.CO.ID, Semarang – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran daerah diperkirakan akan menghasilkan pemangkasan hingga Rp150 miliar, seiring dengan adanya instruksi refocusing dari Pemerintah Pusat.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, menjelaskan, bahwa saat ini pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Kami harus selektif dalam menentukan pos-pos mana yang masih dapat dipertahankan dan mana yang harus dipangkas. Kami perkirakan pemangkasan anggaran bisa mencapai Rp150 miliar,” ujarnya pada Rabu (9/4).

Sri menyebutkan bahwa hingga saat ini, langkah efisiensi yang dilakukan baru mencapai Rp50 miliar hingga Rp75 miliar. Namun, angka tersebut masih sementara dan belum final, karena pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari kepala daerah terkait keputusan yang akan diambil.

Refocusing anggaran yang dilakukan tidak bersifat asal memangkas. Sri Purwaningsih memastikan bahwa pemangkasan tersebut akan dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengganggu program-program penting dan esensial. Salah satu langkah efisiensi yang diterapkan adalah pengurangan anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen serta pemangkasan kegiatan yang tidak terlalu mendesak, seperti pengadaan laptop.

“Jika sebelumnya sudah ada pengadaan laptop, namun tahun ini mengajukan lagi, itu belum terlalu mendesak. Kami akan melihat sejauh mana urgensinya,” jelas Sri.

Meskipun demikian, Sri menegaskan bahwa anggaran untuk program sosial yang langsung bersentuhan dengan masyarakat miskin, seperti dana santunan kematian dan kesehatan, tidak akan dipangkas. Untuk itu, Pemkab Batang terus berusaha mencari cara untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan menggandeng pihak swasta dalam mengatasi masalah sosial seperti pengentasan kemiskinan dan stunting.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*