Militer Israel Dikecam Usai Unggah Foto AI Bergaya Ghibli, Dianggap Sterilisasi Perang Gaza

Foto militer Israel yang diedit dengan desain ala Studio Ghibli. X/Israel Defense Forces
Foto militer Israel yang diedit dengan desain ala Studio Ghibli. X/Israel Defense Forces

JOSS.CO.ID – Militer Israel atau IDF (Israel Defense Forces) tengah menjadi sorotan tajam setelah mengunggah foto hasil AI bergaya Studio Ghibli ke media sosial. Unggahan ini langsung memicu reaksi keras dari warganet, yang menilai aksi tersebut sebagai usaha mensterilkan konflik di Gaza.

IDF Ikut Tren Ghibli: “Kami Ikut Tren Juga”

Melalui akun resmi di platform X (dulu Twitter), IDF mengunggah empat gambar tentara Israel dari berbagai divisi, yang diubah menggunakan kecerdasan buatan agar menyerupai karakter dalam film animasi Studio Ghibli.

“Kami pikir kami juga akan mengikuti tren Ghibli,” tulis IDF dalam unggahan yang dilansir oleh Al Arabiya, Selasa (1/4/2025).

Dalam foto-foto itu, terlihat seorang prajurit infanteri berdiri di pos militer, perwira angkatan laut mengoperasikan senjata anti-pesawat, dan pilot AU di dalam kokpit jet tempur, semuanya dirender dengan gaya anime khas Ghibli yang lembut dan imajinatif.

Studio Ghibli dan Hayao Miyazaki Anti-Perang

Yang menjadi sumber kontroversi adalah fakta bahwa Studio Ghibli, yang menjadi inspirasi tren ini, justru dikenal membawa pesan anti-perang dan kemanusiaan. Sutradara legendaris Hayao Miyazaki, salah satu pendiri Ghibli, dikenal vokal mengecam perang dan penggunaan AI dalam seni.

Miyazaki pernah menyebut penggunaan AI dalam karya seni sebagai “penghinaan terhadap kehidupan”. Film-filmnya seperti Grave of the Fireflies dan The Wind Rises mengeksplorasi tema anti-militerisme, penderitaan rakyat sipil, dan kritik terhadap kekuasaan otoriter.

Publik Marah: “Menutupi Realita Genosida di Gaza”

Aksi IDF ini langsung memicu kemarahan publik internasional, khususnya di media sosial. Banyak yang menganggapnya sebagai upaya untuk mencuci citra militer Israel di tengah konflik berdarah yang masih berlangsung di Gaza.

Beberapa pengguna X menyebut unggahan itu sebagai “penyesatan visual” dan “usaha menormalkan kekerasan dengan gaya kartun”. Tak sedikit juga yang membalas unggahan tersebut dengan gambar AI bergaya Ghibli yang menggambarkan penderitaan warga Palestina, termasuk anak-anak yang mengungsi dan bangunan yang hancur akibat serangan udara.

Serangan di Gaza Masih Berlangsung

Sejak Oktober 2023, serangan Israel di wilayah Gaza telah menewaskan lebih dari 50.000 warga Palestina, menurut data yang dilaporkan secara resmi. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak, dan kondisi kemanusiaan di wilayah itu terus memburuk.

Warganet menilai bahwa di tengah tragedi kemanusiaan seperti ini, penggunaan filter animasi bergaya Ghibli oleh IDF menunjukkan minimnya empati terhadap korban perang.

Militer Israel Dikecam Usai Unggah Foto AI Bergaya Ghibli, Dianggap Sterilisasi Perang Gaza

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*