Intel Bakal PHK 20 Ribu Karyawan, Restrukturisasi Besar Dimulai di Era CEO Baru

Perusahaan intel. (FotoL Istimewa)

JOSS.CO.ID, Jakarta –  Perusahaan teknologi global, Intel, dilaporkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 20 persen dari total tenaga kerjanya pada akhir pekan ini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk menyederhanakan struktur manajemen dan menghidupkan kembali budaya kerja berbasis rekayasa teknologi.

Hingga akhir 2024, jumlah karyawan Intel tercatat sebanyak 108.900 orang, menurun drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 124.800 orang. Dengan rencana PHK 20 persen, sekitar 20 ribu pekerja diperkirakan akan terdampak gelombang pemangkasan ini.

Sumber internal yang dikutip Bloomberg pada Rabu (23/4) mengonfirmasi bahwa pemangkasan ini merupakan restrukturisasi besar pertama sejak Lip-Bu Tan resmi menjabat sebagai CEO Intel bulan lalu. Ia menggantikan posisi Pat Gelsinger, yang sebelumnya mengakui bahwa Intel telah kehilangan daya saingnya dalam menghadapi dinamika industri semikonduktor.

Dalam upaya mengejar ketertinggalan dari rival beratnya, Nvidia, Tan fokus membangun kembali kekuatan teknis Intel. Ia mendorong perusahaan untuk merekrut kembali talenta teknik, memperbaiki kondisi finansial, serta menyesuaikan proses produksi agar lebih responsif terhadap kebutuhan pasar.

Sebagai bagian dari transformasi, Tan juga menginisiasi perluasan besar-besaran jaringan pabrik Intel agar bisa bersaing di pasar chip kontrak. Namun, proyek ambisius seperti pembangunan fasilitas di Ohio, Amerika Serikat—yang sebelumnya digadang-gadang menjadi pusat produksi chip terbesar dunia—kini ditunda.

Meskipun perjalanan Intel menuju kebangkitan kembali dipenuhi tantangan, Tan tetap optimistis. Dalam penampilan publik pertamanya sebagai CEO bulan lalu, ia menegaskan bahwa perubahan ini memerlukan waktu dan kerja keras.

“Perubahan ini tidak akan terjadi dalam semalam, tetapi saya yakin kita mampu mencapainya,” tegasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*