DPRD Kudus Libatkan Babinsa dalam Serap Aspirasi Infrastruktur dari Warga

Ilustrasi jalanan di Kudus. (Foto: Kudus.net)

JOSS.CO.ID, Kudus – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Anggota DPRD setempat menggandeng peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk menampung aspirasi masyarakat secara lebih efektif.

Anggota Komisi A DPRD Kudus, Valerie Yudistira Pramudya, mengungkapkan bahwa sinergi dengan Babinsa dianggap penting karena mereka memiliki kedekatan emosional dengan warga dan memahami permasalahan yang berkembang di tingkat desa.

“Babinsa tidak hanya mengenal warganya, tetapi juga mengerti persoalan yang terjadi di lapangan. Saat kami turun ke daerah pemilihan, kami mendapati bahwa koordinasi antara perangkat desa, RT, dan RW masih kurang optimal,” jelas Valerie usai menghadiri acara halal bi halal bersama jajaran Kodim 0722/Kudus di Sidji Cafe Bae, Kecamatan Bae, Kamis (17/04/2025).

Dengan melibatkan Babinsa, lanjut Valerie, pihaknya berharap proses penjaringan aspirasi menjadi lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada pemerataan pembangunan.

Dalam kegiatan resesnya, Valerie secara rutin berdialog dengan Babinsa untuk menggali informasi mengenai kondisi infrastruktur yang belum memenuhi harapan masyarakat.

“Kami percaya Babinsa lebih tahu kebutuhan nyata masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mendorong percepatan pembangunan dan membawa kemajuan bagi Kabupaten Kudus,” ujarnya optimistis.

Salah satu isu yang menjadi sorotan di Kecamatan Jati, menurut Valerie, adalah buruknya sistem drainase. Kondisi ini menyebabkan terjadinya genangan air saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

“Informasi-informasi dari warga sangat membantu kami dalam memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi menyatakan bahwa Babinsa yang tersebar di 132 desa dan kelurahan di Kudus sudah menjadi bagian dari masyarakat. Mereka hadir setiap hari di tengah warga, menjalin kedekatan, dan siap menyalurkan aspirasi kepada pihak legislatif.

“Babinsa kami berperan sebagai penghubung. Ketika ada keluhan yang sulit tersampaikan ke pemerintah, mereka bisa menjembatani agar suara masyarakat tetap terdengar,” tegas Letkol Hermawan.

Dengan dukungan Babinsa, DPRD Kudus berharap pembangunan infrastruktur bisa lebih merata dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*