JOSS.CO.ID, Semarang – Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk segera memperbaiki saluran air guna mengatasi masalah banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Bupati Agus menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang melanda Temanggung dalam beberapa bulan terakhir telah menyebabkan berbagai bencana alam, termasuk banjir dan tanah longsor. Salah satu lokasi yang terdampak adalah Dusun Jetis, Desa Gambasan, Kecamatan Selopampang, yang dilanda banjir pada Selasa (7/4) malam.
Selain melakukan penanganan bencana secara cepat, Bupati Agus juga menekankan pentingnya upaya jangka panjang untuk mengantisipasi banjir di masa depan. Ia menyebutkan bahwa DPUPR akan bertanggung jawab untuk merancang solusi teknis, termasuk pembangunan saluran air yang lebih baik.
Salah satu faktor penyebab banjir di Dusun Jetis adalah saluran air yang tidak memadai. Bupati Agus menegaskan, untuk mengatasi masalah ini, pihaknya telah menugaskan DPUPR untuk melakukan pendataan dan inventarisasi daerah-daerah rawan banjir.
“Meskipun anggaran menjadi tantangan, kami berharap pada 2026 masih ada kesempatan untuk membangun saluran air ini, karena ini menyangkut kebutuhan hidup masyarakat,” ujarnya, pada Rabu (8/4/2025),
Sementara itu, dalam menangani dampak banjir di Dusun Jetis, Bupati Agus memastikan bantuan untuk para korban terus mengalir. Pada hari yang sama, bantuan logistik telah disalurkan, dan pihaknya berencana memberikan bantuan tambahan mengingat banyak rumah yang terdampak, dengan kasur-kasur basah dan warga yang terpaksa mengungsi ke rumah saudara mereka.
“Semalam sudah ada bantuan, namun mengingat cuaca yang belum mendukung, kami akan mengirimkan bantuan lagi. Kami memastikan semua korban mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, terutama mengingat banyak kasur yang masih basah,” tambahnya.

Leave a Reply