Belasan Tahun Antre, 30.377 Calon Jemaah Haji Asal Jateng Berangkat di 2025

Ilustrasi Ibadah Haji (istimewa)

Semarang, JOSS.CO.ID – Sebanyak 30.377 calon jemaah haji asal Jawa Tengah yang mendaftar pada tahun 2012 lalu bakal berangkat ke Tanah Suci Mekkah di 2025. 30.377 calon jemaah haji asal Jateng ini akan diberangkatkan Kemenag setelah mengantre belasan tahun.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Jateng, Fitriyanto mengatakan, pada 2025 ini pihaknya mendapatkan kuota sebanyak 30.377 calon jemaah. Mayoritas yang akan berangkat haji ialah pendaftar pada tahun 2012 lalu.

Dia berkata, para calon jemaah haji sudah mulai menjalani manasik haji. Sebelum berangkat, mereka akan melakukan manasik haji sebanyak enam kali. Yakni empat kali di kecamatan dan dua kali di tingkat kabupaten/kota.

“Total kloternya ada 94 kloter. Penerbangan pertama dijadwalkan 2 Mei 2025. Jadi tanggal 1 Mei, jemaah sudah masuk ke Asrama,” kata Fitriyanto kepada Espos, Jumat (11/4/2025).

Terkait jemaah yang berangkat haji pada 2025 ini, rata-rata sudah mendaftar pada tahun 2012 atau dengan masa tunggu 13 tahun. Adapun usianya 30 persen di atas 60 tahun.

“Yang tertua 99 tahun, dan yang termuda itu 18 tahun. Sedangkan untuk temanya, masih sama, ramah lansia,” ungkap Fitriyanto.

Dia melanjutkan, para calon jemaah haji saat ini juga masih diberi waktu untuk melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahap kedua hingga 17 April 2025. Sembari menunggu pengajuan visa calon jemaah yang sedang berproses.

“Visa sedang berjalan, kita sedang mengajukan ke Jakarta, dan Jakarta mengajukan ke Arab Saudi. Pelunasan saat ini juga masih berjalan sampai tanggal 17 April,” bebernya.

Lebih lanjut Kanwil Kemenag Jateng berpesan kepada jemaah haji untuk tetap menjaga kesehatan hingga waktu pemberangkatan. Yakni dengan menjaga pola makan, waktu tidur cukup, menjaga olahraga ringan, hingga menyiapkan segala obat-obatan pribadi yang sekiranya diperlukan saat berada di Tanah Suci.

“Jangan sampai nanti di sana sakit, nanti malah kurang maksimal ibadahnya di sana. Dan perbanyak minum air juga waktu di sana. Karena kondisi cuaca panas, cairan tubuh pasti banyak yang keluar,” tandas Fitriyanto.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*