Temanggung Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat, Butuh Lahan 5-10 Hektare

Ilustrasi anak sekolah. (Foto: Istimewa)

JOSS.CO.ID, Semarang – Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menyatakan bahwa sekolah rakyat yang diusulkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) membutuhkan lahan seluas 5-10 hektare. Untuk memenuhi kebutuhan ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan legislatif.

“Saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Saya perlu berdiskusi dengan rekan-rekan di legislatif,” ujar Agus di Temanggung, Selasa (18/3/2025).

Ia menambahkan bahwa kemungkinan ada lahan milik provinsi di Temanggung yang bisa digunakan. Jika memenuhi syarat, pihaknya akan mengajukan permohonan hibah kepada pemerintah provinsi.

Sekolah rakyat ini nantinya akan menampung anak-anak kurang mampu yang memiliki prestasi atau mereka yang belum bersekolah.

“Sekolah ini akan mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu lokasi berasrama,” jelas Agus.

Meski mendukung program ini, Agus menekankan bahwa keputusan harus dibuat bersama legislatif. Katanya, saat ini pembahasan masih sebatas pribadi dan belum dibahas secara resmi di tingkat institusi.

Ia juga mengungkapkan bahwa tahun ini Kemensos akan membuka dua ruang kelas di Temanggung dengan memanfaatkan lokasi di dekat Sentra Terpadu Kartini.

“Jadi usul dari Kemensos itu mau akomodir anak-anak SMP, tetapi usulan kami anak-anak SMA. Sampai saat ini belum ada juklak dan juknis. Gurunya siapa belum jelas, nanti rekrutmennya seperti apa juga belum jelas. Yang jelas garis bawahnya sekolah ini untuk masyarakat yang kurang mampu dan berprestasi,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*