
JOSS.CO.ID, Semarang – Pembukaan penerbangan pesawat secara langsung ke Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, yang direncanakan dibuka pada bulan April 2025 mendatang batal dilakukan.
Hal ini karena proses perizinan masih belum beres. Saat ini maskapai Fly Jaya masih melakukan proses perizinan Air Operator Certificate (AOC) di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Agung Hariyadi mengatakan, izin penerbangan ke Karimunjawa tidak jadi keluar pada April 2025.
Dia mengungkapkan bahwa sertifikat AOC yang menjadi izin resmi dari otoritas penerbangan sipil untuk operasi penerbangan komersial belum final.
“Penerbangan ke Karimunjawa masih ditunda karena maskapai masih memproses perizinan. Dan proses AOC ini meliputi tahap persiapan, pengajuan, evaluasi dokumen, inspeksi, hingga uji coba operasional,” kata dia kepada wartawan, belum lama ini.
Padahal menurut dia rencana penerbangan pesawat Pesawat ATR Fly Jaya yang akan melewati Bandara Dewadaru dinantikan banyak pihak. Namun karena proses perizinan belum beres maka pembukaan rute penerbangan ke Karimunjawa ditunda.
Dikatakan Agung, jika semua proses itu berjalan lancar, perizinan diperkirakan selesai pada bulan Juli 2025.
“Rencana penerbangan ini sangat dinantikan dan dapat mendongkrak kunjungan wisata ke Karimunjawa. Namun, keselamatan dan kepatuhan regulasi tetap menjadi prioritas,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian (Plh) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Muh. Tahsin, meminta masyarakat memahami penundaan ini. Pasalnya pemerintah dan maskapai terus berupaya agar penerbangan dapat segera direalisasikan.
“Kami sudah memberikan surat dukungan dan siap mendukung penerbangan ke Karimunjawa. Bandara Dewandaru juga sudah siap,” ungkap dia.

Leave a Reply