Produksi Susu Sapi Boyolali Stabil, Pemkab Rencana Impor 3000 Sapi Perah Australia

Ilustrasi Sapi perah. (Foto: Istimewa)

JOSS.CO.ID, Semarang – Pemerintah Kabupaten Boyolali mengungkapkan bahwa produktivitas susu sapi telah stabil, memenuhi kebutuhan pasar baik untuk industri maupun UMKM.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali, Lusia Dyah Suciati, mengatakan bahwa saat ini produksi susu sapi di Boyolali mencapai 43 juta liter per tahun.

“Produktivitas ini meningkat setelah penurunan akibat PMK (penyakit mulut dan kuku) pada 2022, yang sempat menurunkan produksi dari 51 juta liter menjadi 38 juta liter, dan kini telah kembali ke angka 43 juta liter,” katanya, di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (04/03/2025).

Lusia menuturkan, penyaluran susu dilakukan melalui 24 saluran yang telah bekerjasama dengan industri pengolahan susu (IPS) dan pedagang kaki lima. Katanya, semua susu yang diproduksi berasal dari sapi perah yang diternakkan di Boyolali.

Lebih lanjut, Lusia membeberkan rencana impor 3.000 sapi perah dari Australia untuk memenuhi program susu bergizi gratis (MBG). Katanya, sapi impor tersebut belum tiba di Boyolali, namun pihaknya siap jika sapi impor masuk.

Dia juga menambahkan bahwa saat ini belum ada permintaan khusus untuk program MBG, dan kemungkinan besar kebutuhan susu untuk program tersebut sudah dipenuhi oleh IPS yang telah mengemas susu dengan baik.

“Bisa jadi langsung ke IPS yang sudah dikemas bagus-bagus itu,” katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*