
JOSS.CO.ID, Semarang – Timsus Black Mamba Polres Boyolali berhasil menggagalkan aksi balap liar yang terjadi menjelang sahur di jalan raya Solo-Semarang, tepatnya di wilayah Banyudono, Boyolali. Sebanyak puluhan remaja dan sepeda motor mereka berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
“Balapan liar ini sangat meresahkan masyarakat. Untuk itu kami dari kepolisian dari Polres Boyolali mengambil tindakan tegas,” ujar Kepala Timsus Black Mamba Polres Boyolali, Ipda Budi Joko Santoso usai menindak pelaku balap liar di jalan raya Banyudono, Boyolali, Sabtu (8/3/2025).
Aksi balap liar ini berlangsung sekitar pukul 02.00 hingga 03.30 WIB, di jalan raya Solo-Semarang, tepatnya di dekat exit tol Banyudono, Boyolali, menjelang waktu sahur.
Tindakan balapan tersebut tidak hanya mengganggu masyarakat sekitar, tetapi juga para pengguna jalan karena suara knalpot yang bising dan sering menutup jalan. Para pelaku menggunakan lampu traffic light sebagai tanda start, lalu tancap gas layaknya balapan di sirkuit.
Berdasarkan laporan masyarakat mengenai adanya balap liar di Jalan Banyudono menuju Boyolali, polisi kemudian melaksanakan patroli.
“Banyak sekali laporan dari masyarakat bahwasanya di sini banyak sekali terjadi balap liar. Untuk itu kami dari Timsus Black Mamba mengambil sikap dan mengambil tindakan. Kita melaksanakan patroli dan alhamdulillah tadi ada beberapa pemuda yang akan melaksanakan balap liar dapat kita amankan,” jelasnya.
Saat petugas datang, pelaku dan penonton balap liar langsung melarikan diri menghindari tangkapan polisi. Dalam operasi tersebut, sekitar 25 orang dan 20 sepeda motor berhasil diamankan.
Para pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diberikan pembinaan. Polisi juga menindak pelaku dengan memberikan sanksi tilang dan mengamankan sepeda motor yang menggunakan knalpot bising atau brong.
Sepeda motor yang digunakan dalam balapan liar tersebut akan dikandangkan sementara waktu, sebagai upaya menjaga ketertiban selama bulan Ramadan hingga Lebaran nanti.

Leave a Reply