
JOSS.CO.ID, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan adanya perubahan pola konsumsi Pertamax setelah muncul isu mengenai Bahan Bakar Minyak (BBM) oplosan. Ia menyebutkan bahwa sekitar 5% konsumen beralih dari Pertamax ke Pertalite.
Meski ada pergeseran tersebut, Bahlil memastikan bahwa pemerintah berupaya menjaga pangsa pasar Pertamina tetap stabil.
“Menyampaikan kepada publik bahwa kualitas minyak Pertamina saat ini sudah jauh lebih baik dan terjaga,” ujarnya, katanya Kamis (13/03/2025).
Untuk memastikan kualitas BBM, pemerintah akan memeriksa setiap kapal yang membawa produk BBM jadi. Pemeriksaan ini akan dilakukan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) dari Kementerian ESDM.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga melaporkan adanya penurunan penjualan Pertamax setelah isu BBM oplosan mencuat, yang terkait dengan penyelidikan Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina 2018-2023.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menyatakan bahwa banyak pelanggan yang beralih dari Pertamax ke Pertalite atau Pertamax Turbo.
“Karena isu Pertamax kemarin, memang banyak orang yang beralih dari Pertamax ke Pertalite atau Pertamax Turbo,” ucap Heppy, pada Kamis (13/3/2025).
Meskipun tidak merinci angka pasti, Heppy mencatat bahwa peralihan ke Pertamax Turbo lebih tinggi dibandingkan ke Pertalite, dengan penjualan Pertamax Turbo naik sekitar 30%, meski masih fluktuatif.

Leave a Reply