
JOSS.CO.ID, Semarang – Seorang guru honorer di Kabupaten Cilacap menyampaikan keluh kesahnya atau curhat kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi soal kebijakan penundaan pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN).
Seorang guru honorer di salah satu SLB di Cilacap, Mustofa, menyampaikan kegelisahnnya terkait perubahan jadwal pengangkatan CASN tersebut. Padahal banyak teman-temannya yang sudah keluar dari tempa kerja bahkan ada yang hendak pensiun.
Diketahui jadwal pengangkatan calon ASN kategori Pegawai Negeri Sipil (PNS) diundur menjadi 1 Oktober 2025, sedangkan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi 1 Maret 2026.
Mustofa menyampaikan hal itu dalam kegiatan Ngobrol Bareng Pak Luthfi di Garasi Alat Berat PT Elcander Duta Sarana (EDS), Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Rabu (12/3/2025). Acara ini juga disiarkan di kanal YouTube Pemprov Jateng.
“Padahal kita banyak yang sudah keluar dari tempat kerja, kedua kami juga sudah ada yang satu tahun lagi pensiun, jadi sebelum diangkat malah pensiun,” keluh Mustofa, dikutip dari kanal YouTube Pemprov Jateng.
Merespon hal ini, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengaku telah memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng untuk menjalin komunikasi dengan pusat terkait kebijakan yang akan diambil kemudian.
“Ini sedang diproses pembahasannya, dan segera diusulkan karena ini kewenangan pusat. Kita sudah tugaskan BKD untuk mengangkat dari pusat ini sudah dikirim suratnya,” katanya.
Oleh karena itu, Ahmad Luthfi meminta para calon PNS dan calon PPPK di Pempov Jateng yang belum diangkat untuk bersabar dan tidak khawatir. Pasalnya anggaran pengangkatan ASN dipastikan sudah ada.
“Ini tidak hanya di cilacap semua daerah sama, semua provinsi sama, sabar. Prinsip Pemprov Jateng sudah berupaya, surat sudah kita kirim, anggarannya juga sudah siap, tidak usah khawatir, berdoa saja,” ucap mantan Kapolda Jateng tersebut.

Leave a Reply