
JOSS.CO.ID, Semarang – Gempa bumi magnitudo (M) 7,7 mengguncang Myanmar pada Jumat, (28/03/2025). Gempa ini juga berdampak pada negara tetangga, Thailand. Getaran gempa terasa hingga ke Kamboja dan India.
Sebagian besar kerusakan terjadi di Mandalay, ibu kota kuno Myanmar, yang hanya berjarak 19 km dari episentrum di Sagaing. Banyak bangunan runtuh, dan infrastruktur hancur.
Menurut laporan The New York Times, jumlah korban tewas masih belum dipastikan, namun diperkirakan bisa sangat tinggi karena kepadatan penduduk dan banyaknya bangunan rentan di Mandalay.
Badan Geologi dan Pemetaan AS (USGS) memperkirakan lebih dari 10.000 orang bisa tewas. Laporan awal dari pemerintah Myanmar menyebutkan 144 orang tewas dan 732 terluka di tiga kota, belum termasuk Mandalay.
Gempa ini merupakan yang ketiga dalam 100 tahun terakhir di wilayah tersebut. Setelah gempa pertama, sekitar 11 menit kemudian, terjadi gempa susulan dengan magnitudo 6,7 yang juga terasa hingga Bangladesh, Vietnam, Thailand, dan Cina selatan.
Gempa di Myanmar, kerusakan parah terlihat di banyak tempat, seperti runtuhnya jembatan Ava di Sungai Irrawaddy dan bangunan di biara New Masoeyein di Mandalay.
Thailand juga terdampak, dengan sebuah gedung 33 lantai yang sedang dibangun di Bangkok runtuh. Delapan orang tewas dan puluhan lainnya hilang, yang mayoritas adalah pekerja konstruksi. Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menyatakan Bangkok dalam status darurat dan mengimbau penduduk untuk mengungsi dari gedung tinggi.

Leave a Reply