
JOSS.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Arab Saudi mengutuk keras serangan udara Israel di Suriah, menyebutnya sebagai pelanggaran besar terhadap hukum internasional. Saudi mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera bertindak.
Menurut laporan dari Saudi Press Agency (SPA), dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Saudi, serangan ini dianggap sebagai bagian dari pelanggaran berulang yang dilakukan Israel dan mengancam keamanan regional. Saudi juga menyerukan agar ada respons internasional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan memastikan akuntabilitas Israel.
Saudi menegaskan solidaritasnya dengan pemerintah dan rakyat Suriah, serta meminta negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB untuk mengambil sikap tegas terhadap agresi Israel. Selain itu, Saudi juga menyerukan upaya untuk mencegah perluasan konflik dan meminta pertanggungjawaban Israel atas tindakannya.
Kecaman ini muncul setelah jet tempur Israel menyerang benteng militer di desa Shinshar dan Shamsin, selatan kota Homs. Militer Israel belum memberikan komentar, namun sebelumnya mereka mengaku menargetkan posisi militer Suriah yang menyimpan senjata dan peralatan militer. Serangan Israel di Suriah terus meningkat, dengan serangan terbaru di provinsi Daraa yang menewaskan dua orang dan melukai 19 lainnya.

Leave a Reply