
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Disambut Meriah Usai Pelantikan, Gelar Tasyakuran “Semarang Mangayu Bagyo”
JoSS, SEMARANG – Hari Kamis (20/2) menjadi hari penuh kebahagiaan bagi masyarakat Semarang, ketika Wali Kota Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin kembali ke kota setelah pelantikan mereka di Jakarta. Kedua pemimpin ini akan disambut meriah dengan arak-arakan yang melibatkan komunitas motor, siswa sekolah, dan relawan, yang dimulai dari Bandara Ahmad Yani menuju Balai Kota Semarang.
Tari Semarangan dan Warak Ngendog Sambut Pemimpin Baru Semarang
Setibanya di Bandara Ahmad Yani, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang akan disambut dengan tarian Semarangan yang penuh warna, serta atraksi budaya Warak Ngendog, sebuah simbol kebersamaan dan identitas budaya Kota Semarang. Warak Ngendog, yang merupakan hewan mitologi khas Semarang, akan menjadi simbol harapan dan keberagaman yang melekat pada kota ini.
Tasyakuran “Semarang Mangayu Bagyo” sebagai Bentuk Rasa Syukur
Sebagai bentuk rasa syukur atas pelantikan mereka, Pemerintah Kota Semarang menggelar acara tasyakuran bertajuk “Semarang Mangayu Bagyo”. Acara ini terbuka untuk seluruh masyarakat Semarang dan dipastikan gratis. Sekretaris Daerah Kota Semarang, Mukhamad Khadhik, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah dan warga. “Acara ini terbuka dan gratis bagi seluruh masyarakat,” ungkap Khadhik.
Panggung Hiburan dan Kuliner Khas Semarang
Panggung hiburan yang meriah telah disiapkan di Balai Kota Semarang, dengan beragam pertunjukan budaya yang siap menghibur para pengunjung. Beberapa pertunjukan yang akan tampil antara lain Barongsai dan Liong Naga yang lincah, serta Tari Cenggeh yang memiliki gerakan khas Semarang. Selain itu, musik dari Senopati Band, TnT Band, dan Dewandaru juga akan meramaikan acara.
Tak hanya hiburan, pesta kuliner khas Semarang juga akan menjadi daya tarik utama dalam acara ini. Berbagai hidangan legendaris seperti nasi goreng babat, bakmi jowo, bakso dan soto, sate ayam, hingga sajian angkringan, serta aneka minuman tradisional akan disajikan secara gratis untuk masyarakat yang hadir.
Memperkuat Sinergi dalam Membangun Semarang
Khadhik menekankan bahwa acara “Semarang Mangayu Bagyo” bukan hanya sekadar perayaan semata, melainkan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam membangun Kota Semarang yang lebih maju dan berkelanjutan. “SSemarang Mangayu Bagyo bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi dalam membangun Kota Semarang yang lebih maju dan berkelanjutan,” pungkas Khadhik.

Leave a Reply