
RS Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo Siap Beroperasi, Menunggu Peresmian dari Presiden atau Wapres
JoSS, SOLO – Rumah Sakit (RS) Kardiologi Emirates-Indonesia yang terletak di kawasan Solo Technopark, Kecamatan Jebres, Solo, siap dibuka. Peresmian rumah sakit yang dibangun dengan dana bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA) ini hanya menunggu penentuan jadwal dari Presiden Prabowo Subianto atau Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Murtono, menjelaskan bahwa meskipun peresmian belum dilaksanakan, rumah sakit akan melakukan soft opening dalam waktu dekat. Budi berharap, RS Kardiologi Emirates-Indonesia sudah bisa beroperasi sebelum acara peresmian, sehingga pelayanan di rumah sakit sudah siap berjalan pada saat tersebut.
“Peresmian belum, cuma soft opening dalam waktu dekat ini. Diharapkan rumah sakit beroperasi dalam waktu dekat sehingga pada saat peresmian pelayanannya sudah berjalan,” ungkap Budi Murtono kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (10/2/2025).
Budi menambahkan, peresmian RS Kardiologi Emirates-Indonesia akan mengundang kehadiran Presiden Prabowo Subianto atau Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta perwakilan dari pemerintah Uni Emirat Arab, yang menjadi pihak yang mendanai pembangunan rumah sakit ini. Setelah peresmian, RS Kardiologi Emirates-Indonesia akan berada di bawah kewenangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Kemenkes menugaskan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Sardjito Jogja untuk menjalankan RS Kardiologi selama masa transisi sebelum RS Kardiologi diserahkan kepada Pemkot Solo,” ujar Budi Murtono.
Terkait dengan tenaga kerja, Pemkot Solo tidak merekrut tenaga kerja baru, melainkan menugaskan beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bertugas di rumah sakit tersebut. Sekitar 20 ASN Pemkot Solo telah mendaftar untuk bekerja di rumah sakit ini, dan mereka harus melewati proses seleksi yang ketat.
“Kami seleksi, tidak semua bisa lolos. Kami mengambil dokter dan beberapa tenaga medis. Kalau kebutuhan lainnya sudah dari RS Sardjito,” tambah Budi.
Sebelumnya, Wali Kota Solo Teguh Prakosa juga menyampaikan bahwa seluruh peralatan dan perlengkapan medis RS Kardiologi Emirates-Indonesia sudah siap digunakan. Tenaga kesehatan dari RSUP dr Sardjito juga sudah menjalani pelatihan untuk memastikan pelayanan yang optimal.
Teguh juga mengungkapkan bahwa Pemkot Solo telah melakukan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab, Husin Bagis, untuk membahas rencana peresmian RS Kardiologi Emirates-Indonesia.
Pembangunan RS Kardiologi Emirates-Indonesia dimulai pada Senin, 27 November 2023, di atas lahan seluas 17.000 meter persegi, dengan luas bangunan 8.750 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai. Pada November 2024, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga melakukan kunjungan untuk meninjau progres pembangunan rumah sakit ini, didampingi oleh perwakilan dari Uni Emirat Arab.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply