
JoSS, JOGJA – Event Fun Run Kotabaru yang digelar pada Minggu pagi, 9 Februari 2025, sukses menarik perhatian masyarakat dengan 500 peserta yang berpartisipasi. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan MCD Sudirman dan menjadi bagian dari rangkaian Tour De Kotabaru, sebuah inisiatif Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menjadikan kawasan Kotabaru sebagai destinasi wisata alternatif di kota tersebut.
Menurut Wahyu Hendratmoko, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, acara ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mengurangi kepadatan wisatawan di kawasan Malioboro dan mengangkat potensi yang dimiliki oleh Kawasan Kotabaru. “Kami berharap dengan aktivasi kegiatan yang konsisten dan semakin masif di kawasan Kotabaru ini dapat menjadi destinasi wisata alternatif, sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan,” ungkap Wahyu.
Tour De Kotabaru yang telah dimulai sejak 8 Februari 2025, menawarkan beragam acara menarik, seperti Pesta Pelajar, Walking Tour, Photography Contest, Jazz Kotabaru, dan Bazar Ekonomi Kreatif. Keunikan dari acara ini adalah melibatkan komunitas lokal dan ekosistem di kawasan Kotabaru untuk berpartisipasi dalam pengembangannya, memperkaya pengalaman wisatawan yang datang.
Event ini telah berlangsung selama empat tahun, dan pada 2025, kami berencana menyelenggarakan acara ini dua kali, yakni pada bulan Februari dan pertengahan tahun. Kami berusaha mengangkat semua potensi, sekecil apapun itu, yang ada di Kotabaru untuk menjadi daya tarik pariwisata.
Antusiasme masyarakat terhadap Fun Run Kotabaru ternyata sangat tinggi. Pendaftaran untuk acara ini dibuka dengan kuota terbatas untuk 500 peserta, dan kuota tersebut langsung habis hanya dalam waktu lima menit setelah pendaftaran dibuka. Wahyu menjelaskan bahwa pembatasan jumlah peserta dilakukan untuk menjaga kenyamanan selama acara berlangsung.
Selain sebagai ajang olahraga, peserta Fun Run juga diajak untuk mempromosikan Kawasan Kotabaru melalui media sosial agar lebih banyak orang yang mengenal dan tertarik mengunjunginya. Dengan berbagai kegiatan yang terus dilaksanakan, diharapkan Kotabaru bisa semakin berkembang sebagai destinasi wisata baru di Yogyakarta yang dapat menarik lebih banyak wisatawan, serta mengangkat potensi lokal yang ada di kawasan tersebut.
Rizki Febri Aslina, salah satu peserta Fun Run Kotabaru asal Magelang, mengungkapkan ketertarikannya terhadap event ini. Menurutnya, kawasan Kotabaru memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan lokasi lari lainnya. Keunikan arsitektur kolonial yang masih terjaga, suasana kota yang asri, dan berbagai aktivitas yang ditawarkan membuat Kotabaru menjadi tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi.
Rizki juga berharap agar Fun Run Kotabaru dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya dan bahkan berkembang menjadi event yang lebih menarik. “Mungkin kedepannya bisa menambahkan checkpoint di titik-titik unik di kawasan Kotabaru, sehingga peserta bisa berhenti sejenak untuk menikmati keunikan yang ada. Atau lebih menarik jika di setiap checkpoint ada papan informasi atau pemandu yang memberikan cerita singkat tentang bangunan bersejarah yang dilewati,” tambahnya.
Dengan terus berkembangnya Tour De Kotabaru, diharapkan kawasan ini akan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Yogyakarta, serta menjadi wadah untuk melibatkan masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan pariwisata lokal.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply