
JoSS, WONOGIRI – Pengelolaan Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri memasuki babak baru dengan alih kelola yang dilakukan mulai Januari 2025. Sebelumnya, objek wisata yang terkenal ini dikelola oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri, namun kini beralih ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Aneka Usaha (GAU), sebuah badan usaha milik daerah. Peralihan ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi wisata WGM, yang sudah dikenal sejak 1980-an, serta meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Wonogiri.
Sejak awal tahun 2025, Perumda GAU mulai mengelola operasional wisata WGM meskipun secara administrasi pengelolaan masih tercatat di Disporapar Wonogiri. Pengalihan ini dilakukan bertujuan untuk memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan destinasi wisata yang cukup populer ini. Diharapkan, dengan pengelolaan yang lebih profesional dan efisien oleh BUMD, pengembangan objek wisata WGM dapat lebih optimal.
WGM, yang terletak di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, telah melalui sejumlah perubahan sejak pertama kali dibuka pada tahun 1982. Salah satu yang terbaru adalah revitalisasi objek wisata tersebut dengan penambahan berbagai wahana baru, termasuk jembatan kaca (scenic bridge) yang menawarkan panorama indah Waduk Gajah Mungkur. Diharapkan, jembatan kaca ini akan menjadi ikon baru yang meningkatkan daya tarik wisatawan.
Sejarah Perpindahan Lokasi Wisata WGM
Meskipun kini terkenal dengan lokasi yang ada di Desa Sendang, objek wisata WGM sebelumnya berada di Kedungareng, Desa Sendang, dekat Jembatan Kedungareng, yang berjarak sekitar 300 hingga 400 meter dari lokasi sekarang. Sejak awal, wisata WGM sudah memiliki daya tarik tersendiri, meskipun wahana yang tersedia saat itu hanya perahu untuk berkeliling waduk. Pada 1987, lokasi wisata dipindahkan ke tempat yang lebih luas, sekitar 10 hektare, dan diubah namanya menjadi Taman Rekreasi Sendang Asri Waduk Gajah Mungkur.
Pada masa itu, pengelolaan objek wisata WGM berada di bawah Dinas Pariwisata yang baru dibentuk. Seiring berjalannya waktu, pengelolaan berpindah beberapa kali, termasuk oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), dan sekarang beralih ke Perumda Giri Aneka Usaha.
Pengelolaan Baru dengan Harapan Optimalisasi
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, atau yang akrab disapa Jekek, mengungkapkan bahwa alih kelola ke Perumda GAU bertujuan untuk mengoptimalkan potensi wisata WGM. Dengan pengelolaan oleh badan usaha milik daerah, proses pengembangan objek wisata WGM akan lebih fleksibel. Jekek menilai bahwa Perumda GAU memiliki keleluasaan lebih dalam hal waktu, inovasi, dan pengelolaan dibandingkan jika dikelola oleh dinas pemerintahan yang terbatas oleh jam kerja.
“Kami ingin ada optimalisasi wisata WGM. Toh perumda itu badan usaha milik daerah. Kalau dikelola dinas, SDM-nya [sumber daya manusia] terbatas pada jam kerja. Kalau BUMD punya keleluasaan dari aspek waktu, inovasi, relasi, dan lainnya,” ungkap Jekek.
Peralihan Pengelolaan dan Dukungan Sumber Daya
Kepala Disporapar Wonogiri, Haryanto, menambahkan bahwa meskipun pengelolaan operasional sudah berpindah ke Perumda GAU sejak Januari 2025, namun administrasi tetap berada di Disporapar Wonogiri. Haryanto juga menyebutkan bahwa untuk sementara waktu, Perumda GAU masih akan dibantu oleh tenaga teknis dari Disporapar Wonogiri untuk memfasilitasi transisi pengelolaan.
Tidak hanya itu, dengan peralihan ini, kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Wisata Wonogiri juga pindah. Sebelumnya, kantor tersebut berada di dalam kawasan Objek Wisata WGM, kini berlokasi di Sport Tourism Center Pringgodani.
Menjadi Destinasi Wisata Terdepan di Wonogiri
Dengan segala perubahan ini, diharapkan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri tidak hanya menjadi salah satu ikon wisata daerah, tetapi juga dapat menjadi destinasi wisata yang lebih terkelola dengan baik dan berkelanjutan. Kehadiran wahana-wahana baru seperti scenic bridge akan menambah daya tarik, serta memberikan pengalaman wisata yang lebih menarik bagi para pengunjung.
Optimisme akan perkembangan Wisata WGM Wonogiri semakin besar, karena selain pengelolaan yang lebih baik, juga adanya potensi untuk meningkatkan sektor ekonomi lokal melalui kunjungan wisatawan yang semakin meningkat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Pengelolaan Objek Wisata WGM Wonogiri Beralih ke Perumda Giri Aneka Usaha

Leave a Reply