
Pelajar SMPN 7 Mojokerto Terseret Ombak di Pantai Drini, Gunungkidul
JoSS, JOGJA – Tragedi terjadi saat kegiatan outing class yang diadakan oleh SMPN 7 Mojokerto di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, pada Selasa, 28 Januari 2025. Sebanyak 13 pelajar terseret ombak saat sedang berenang di pantai, mengakibatkan 3 siswa meninggal dunia, 9 siswa berhasil diselamatkan, dan 1 siswa masih dalam pencarian.
Berikut adalah fakta-fakta lengkap terkait kejadian tersebut:
1. Kegiatan Outing Class di Pantai Drini
Sebanyak 261 siswa SMPN 7 Mojokerto, yang terdiri dari 257 siswa dan 16 guru pendamping, mengikuti kegiatan outing class pada Selasa pagi. Rombongan tiba di Pantai Drini sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung memulai kegiatan, salah satunya berenang di pantai.
2. 13 Pelajar Terseret Ombak
Setelah beberapa saat berenang, 13 pelajar mulai terseret ombak yang datang tiba-tiba. Kejadian ini menambah ketegangan di kalangan siswa dan guru yang menyaksikan situasi berbahaya tersebut.
3. 3 Siswa Meninggal, 1 Hilang
Setelah mendapati bahwa sejumlah siswa terseret ombak, petugas SAR segera dipanggil untuk mengevakuasi korban. Tim SAR yang dibantu oleh warga setempat berhasil menyelamatkan 9 siswa dan membawa mereka ke tempat aman. Namun, 4 siswa masih belum ditemukan.
Pada pukul 10.00 WIB, Tim SAR berhasil menemukan tiga siswa dalam kondisi meninggal dunia. Ketiga korban ditemukan di dekat bebatuan dengan kedalaman sekitar 10 hingga 15 meter. Mereka adalah Alfian Aditya Pratama (13), Malfen Yusuf Adhi Dilaga (13), dan Rayhaki F (13).
Satu siswa lainnya, Rifky Yudha Pratama (13), masih dalam pencarian.
4. Rombongan Tiba di Mojokerto pada Malam Hari
Pada malam harinya, sekitar pukul 21.04 WIB, rombongan yang terdiri dari lima bus pariwisata tiba di Mojokerto, disambut dengan isak tangis keluarga yang sudah menunggu di SMPN 7. Mereka tak kuasa menahan kesedihan ketika melihat anak-anak mereka turun dari bus.
Setibanya di sekolah, seluruh siswa melakukan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap korban yang telah meninggal.
5. Identitas Para Pelajar yang Ditemukan Meninggal
Tiga siswa yang meninggal dunia ditemukan di kedalaman 10 hingga 15 meter, sekitar 20 meter dari bibir pantai. Mereka adalah Alfian Aditya Pratama, Malfen Yusuf Adhi Dilaga, dan Rayhaki F, yang berusia 13 tahun. Saat ini, keluarga dan teman-teman mereka masih berduka atas kejadian tragis ini.
6. Pencarian Korban yang Masih Hilang
Proses pencarian korban yang hilang, Rifky Yudha Pratama, masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Area pencarian diperluas hingga lebih dari 50 meter dari lokasi terakhir ditemukan. Pada malam hari, warga sekitar Pantai Drini, bersama orangtua siswa, menggelar doa bersama di pantai, memohon keselamatan bagi korban yang masih hilang dan berharap proses pencarian berjalan lancar.
Kejadian ini menjadi peringatan penting mengenai potensi bahaya yang bisa terjadi saat beraktivitas di pantai, terutama saat kondisi laut yang tidak dapat diprediksi. Kegiatan outing class di pantai seharusnya melibatkan pengawasan ketat dari pihak sekolah dan guru untuk memastikan keselamatan para siswa.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply