Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 Siap Dimeriahkan 10.500 Pelari, Sertifikasi Road Race Label World Athletics

Konferensi Pers kegiatan Bank Jateng Borobudur Marathon, di Grand Artos Hotel Kota Magelang pada Sabtu, 30 November 2024. (dokumentasi Humas Pemprov Jateng)
Konferensi Pers kegiatan Bank Jateng Borobudur Marathon, di Grand Artos Hotel Kota Magelang pada Sabtu, 30 November 2024. (dokumentasi Humas Pemprov Jateng)

Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 Siap Dimeriahkan 10.500 Pelari, Sertifikasi Road Race Label World Athletics

JoSS, MAGELANG – Gelaran Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 akan segera digelar pada Minggu, 1 Desember 2024, dengan 10.500 peserta yang akan meramaikan ajang lari tahunan tersebut. Menariknya, dari jumlah tersebut, sebanyak 158 pelari berasal dari luar negeri, menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang hanya diikuti oleh 78 pelari asing.

Pada tahun ini, peserta asing tersebar di 28 negera, antara lain berasal dari Kenya, Ethiopia, Malaysia, Belanda, Jepang, Italia, China, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

Bahkan, event Bank Jateng Borobudur Marathon ini berhasil mendapatkan sertifikasi Road Race Label dari World Athletics pada Mei 2024. Tak pelak, berdampak positif terhadap pertumbuhan peserta lari dari dalam maupun luar negeri.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudnana menyampaikan, total pendaftar tahun ini sebanyak 44.000 orang. Dari total tersebut, diambil sebanyak 10.500 orang pelari.

“Saya kira ini suatu hal yang membanggakan,” tutur Nana saat Konferensi Pers kegiatan Bank Jateng Borobudur Marathon, di Grand Artos Hotel Kota Magelang pada Sabtu, 30 November 2024.

Dikatakan Nana, diperolehnya sertifikat World Athletic Label merupakan hal positif. Terlebih, di Indonesia baru ada tiga event yang mendapatkan label tersebut, yakni Jakarta Marathon, Bali Marathon, dan Bank Jateng Borobudur Marathon.

Oleh karenanya, ia menyampaikan terima kasih kepada panitia, pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Media Kompas, Bank Jateng, Yayasan Borobudur Marathon atas capaian tersebut.

Nana berharap, even ini tidak hanya menjadi ajang olahraga saja, tetapi juga sebagai sarana promosi pariwisata dan budaya Jawa Tengah. Selain itu juga untuk menggerakkan geliat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan memperkuat identitas daerah, terutama Candi Borobudur.

Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Sutta Dharmasaputra menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan pelaksanaan Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 dengan lebih baik, pasca diperolehnya World Athletic Label.

Ia menyebutkan, jumlah petugas marshall dan race pack naik 10% hingga 15% atau mencapai 1.800 personil. Untuk tim medisnya, kalau tahun lalu 240 orang, sekarang 258 orang.

“Jadi kita naikkan terus standartnya, bahwa Bank Jateng Borobudur Marathon ini kelasnya dunia,” kata dia.

World Athletics Technical Delegate For Bank Jateng, A Hakeem Mohd AM Al Ameri menilai, panitia sudah mempersiapkan dengan sangat baik. Persiapan itu diamatinya dari manajemen race pack dan pengelolaan hotel yang baik.

Pihaknya juga turun ke sejumlah desa yang menjadi lintasan pelari. Menurutnya, penduduk sudah siap menyambut tamu dengan ramah, fasilitasnya memadahi dan venue sudah sesuai dengan standart keamanan yang disyaratkan. (*)

 

 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*