DPRD Jateng Dorong KPID Kembangkan Inovasi Penyiaran Lokal

Pengukuhan tujuh komisioner KPID Jateng masa jabatan 2024-2027 yang dilakukan oleh Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana. Acara tersebut berlangsung di lantai 5 Gedung B, Kantor Gubernuran Jawa Tengah pada Jumat, 11 Oktober 2024
Pengukuhan tujuh komisioner KPID Jateng masa jabatan 2024-2027 yang dilakukan oleh Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana. Acara tersebut berlangsung di lantai 5 Gedung B, Kantor Gubernuran Jawa Tengah pada Jumat, 11 Oktober 2024

DPRD Jateng Dorong KPID Kembangkan Inovasi Penyiaran Lokal

JoSS, SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah berharap para komisioner Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) mampu menghadirkan terobosan untuk mengembangkan industri penyiaran di tingkat daerah. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Penyiaran, konten lokal menjadi prioritas utama yang harus dihadirkan oleh setiap stasiun televisi dan radio di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Jateng, Mohammad Saleh, setelah mengikuti pengukuhan tujuh komisioner KPID Jateng masa jabatan 2024-2027 yang dilakukan oleh Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana. Acara tersebut berlangsung di lantai 5 Gedung B, Kantor Gubernuran Jawa Tengah pada Jumat, 11 Oktober 2024. Ketujuh anggota KPID yang dilantik antara lain Muhammad Aulia Assyahiddin, Anas Syahrul Alim, Nugroho Budi Raharjo, Hendrix Satya Parulia, Intan Nur Laili, Mukhammad Nur Huda, dan Kaneko Gati Wacono.

Menurut Saleh, KPID sebagai pengatur sektor penyiaran di daerah harus mampu menghadirkan inovasi dalam melaksanakan tugasnya, terutama terkait dengan penguatan konten lokal. “Kami berharap KPID pada periode ini dapat menghadirkan terobosan yang lebih inovatif dan aktif. Jangan sampai amanat dari UU Penyiaran terkait penguatan konten lokal diabaikan oleh lembaga penyiaran daerah,” tegasnya.

Saleh optimis bahwa dengan latar belakang anggota KPID yang beragam, mulai dari penyiar, wartawan, hingga pegiat, permasalahan di sektor penyiaran daerah dapat diselesaikan. Ia juga mencatat bahwa empat dari tujuh anggota komisioner yang terpilih merupakan petahana, yang memberikan kesinambungan dalam kepengurusan.

“Kami yakin bahwa dengan adanya kesinambungan antara komisioner lama dan baru, KPID Jawa Tengah akan semakin inovatif dalam mengembangkan industri penyiaran lokal,” lanjut Saleh, yang juga menjadi calon Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Partai Golkar.

Pada kesempatan yang sama, Penjabat Gubernur Nana Sudjana menegaskan bahwa ketujuh komisioner yang dilantik telah melalui berbagai tahapan seleksi. Proses seleksi ini dimulai dari 63 peserta, kemudian disaring menjadi 44, lalu 21, dan akhirnya terpilih tujuh orang yang resmi dilantik. Selain itu, disiapkan juga tujuh calon cadangan.

Nana menekankan bahwa jabatan komisioner merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, terutama dalam membantu pemerintah di bidang penyiaran dan teknologi informasi. “Saya yakin bahwa yang terpilih akan melaksanakan tugas dengan baik, dan membantu pemerintah terkait teknologi informasi dan kepenyiaran, dengan memberikan edukasi masyarakat. Sehingga, pembangunan di Jateng bisa sampai ke masyarakat,” ujar Nana.

Ia juga mengingatkan KPID untuk berperan aktif dalam Pilkada serentak, khususnya dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya hoaks dan ujaran kebencian. “KPID perlu mengimbangi situasi di media sosial dengan edukasi kepada masyarakat, supaya tidak mudah terprovokasi, menjadi tameng dari hoaks dan ujaran kebencian,” lanjutnya.

Sebagai penutup, Nana mengingatkan pentingnya menjaga sinergi antara KPID dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sementara itu, Mukhammad Nur Huda, salah satu anggota KPID yang baru dilantik, menegaskan bahwa KPID akan bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dengan adanya komisioner baru yang penuh semangat, diharapkan industri penyiaran di Jawa Tengah akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan daerah.

 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

DPRD Jateng Dorong KPID Kembangkan Inovasi Penyiaran Lokal

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*