JoSS, SOLO – Kota Solo telah ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan Konferensi Eastern Asia Society for Transportation Studies (EAST) tahun 2025. Dalam rangka menyukseskan acara internasional tersebut, Wali Kota Solo Teguh Prakosa meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan persiapan secara matang sejak awal.
Konferensi EAST merupakan pertemuan bagi para ahli transportasi dari berbagai negara di Asia. Para peserta akan membahas berbagai isu strategis terkait transportasi, baik di kawasan Asia maupun global. Dalam konferensi ini, berbagai solusi dan inovasi untuk memperbaiki sistem transportasi akan didiskusikan secara mendalam.
Kota Solo dipilih sebagai tuan rumah salah satunya karena prestasinya dalam meraih penghargaan “Wahana Tata Nugraha” (WTN) berturut-turut selama beberapa tahun terakhir. Penghargaan ini diberikan kepada kota yang memiliki tata kelola transportasi publik terbaik. “Solo berhasil meraih WTN Utama, bahkan sebelumnya kami juga mendapatkan kategori Kencana. Hal ini menandakan bahwa pengelolaan transportasi publik di Solo mendapat pengakuan dari pemerintah pusat,” jelas Teguh.
Walaupun acara ini baru akan digelar pada September 2025, Pemerintah Kota Solo ingin memastikan persiapan dimulai sejak dini. Hal ini demi menjaga citra Kota Solo di mata dunia. “Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik dan memastikan bahwa acara internasional ini meninggalkan kesan positif bagi Solo di kancah global. Semua kebutuhan akan dipersiapkan oleh Dishub,” lanjutnya.
Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Haris Muhammadun, memberikan penjelasan mengenai pemilihan Kota Solo sebagai tuan rumah EAST 2025. Menurutnya, pemilihan ini dilakukan dalam pengundian di Kuala Lumpur, salah satunya berdasarkan prestasi Solo dalam meraih WTN selama beberapa tahun terakhir.
“Pada September 2025, Solo akan menjadi tuan rumah konferensi EAST yang akan dihadiri oleh 800 peserta dari 38 negara. Kegiatan utamanya akan berlangsung di Universitas Sebelas Maret (UNS), namun ada juga rangkaian kegiatan lain seperti bazar UMKM dan kirab transportasi. Acara ini diorganisir oleh MTI, UNS, Pemkot Solo, serta didukung Kementerian Perhubungan,” jelas Haris.
Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi sektor transportasi, namun juga mengangkat potensi ekonomi dan pariwisata Kota Solo. Dengan persiapan yang matang, Solo siap menjadi pusat perhatian dalam bidang transportasi di tingkat internasional.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Kota Solo Tuan Rumah Konferensi Eastern Asia Society for Transportation Studies 2025

Leave a Reply