CHILD grooming, atau manipulasi seksual terhadap anak, menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan dan berpotensi merusak perkembangan mental serta emosional anak. Orang tua perlu memberikan perlindungan ketat untuk menjaga buah hati mereka dari bahaya ini.
Menurut psikolog anak dan keluarga, Rika Kristina, child grooming adalah strategi yang dilakukan orang dewasa untuk membangun hubungan emosional yang erat dengan anak yang bukan keluarga inti mereka. Hubungan ini biasanya digunakan untuk tujuan eksploitasi, termasuk kekerasan atau pelecehan seksual.
“Child grooming merupakan cara orang dewasa untuk mendekati anak secara emosional, hingga akhirnya dimanfaatkan untuk tindakan pelecehan,” kata Rika saat diwawancarai, Jumat, 20 September 2024.
Faktor yang Meningkatkan Risiko Grooming
Rika menjelaskan beberapa faktor yang membuat anak rentan terhadap grooming. Salah satunya adalah kurangnya kehadiran orang tua dalam kehidupan sehari-hari anak. Ketidakhadiran figur ayah atau pola pengasuhan yang otoriter juga dapat memperburuk kondisi ini.
“Minimnya keterlibatan orang tua, terutama ayah, serta pengabaian emosi anak, menjadi faktor utama,” ungkap Rika. “Ketika kebutuhan emosional anak tidak terpenuhi, mereka sering mencari perhatian dari orang dewasa lain.”
Tanda-tanda Anak Terkena Grooming
Orang tua perlu waspada terhadap beberapa tanda yang menunjukkan anak berada di bawah pengaruh groomer. Rika menyebutkan bahwa tanda-tanda ini bisa termasuk hubungan yang terlalu dekat dengan orang dewasa, sikap patuh berlebihan terhadap permintaan mereka, serta perilaku tertutup dari keluarga atau teman-teman.
“Anak yang mengalami grooming cenderung mengikuti permintaan pelaku, membangun hubungan romantis, dan menutup diri dari lingkungan,” tambahnya.
Langkah Pencegahan: Membangun Hubungan yang Kuat
Rika menekankan pentingnya orang tua membangun kembali kepercayaan dan hubungan hangat dengan anak mereka, terutama jika anak sudah terindikasi mengalami grooming. Jika diperlukan, bantuan dari tenaga profesional seperti psikolog juga dapat membantu proses pemulihan.
“Orang tua perlu menerima anak apa adanya dan memastikan anak merasa aman dan dipercaya. Bantuan dari psikolog sering kali diperlukan untuk menangani kasus-kasus seperti ini,” tutupnya.
Perlindungan Anak Adalah Prioritas Utama
Dengan meningkatnya kasus child grooming, peran orang tua menjadi semakin penting dalam memberikan perlindungan kepada anak mereka. Memahami tanda-tanda, faktor risiko, dan cara menangani situasi ini adalah langkah pertama untuk menjaga anak-anak dari bahaya yang mungkin mengintai di lingkungan mereka.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply