Benarkah Minum Kopi Bisa Sebabkan Kerontokan Rambut? Ini Faktanya

Ilustrasi, menampilkan seorang wanita yang sedang memegang secangkir kopi sambil menyentuh rambutnya
Ilustrasi, menampilkan seorang wanita yang sedang memegang secangkir kopi sambil menyentuh rambutnya

MINUM kopi dan kerontokan rambut mungkin bukanlah dua hal yang sering dikaitkan. Namun, menurut beberapa ahli kesehatan, terdapat hubungan potensial di antara keduanya, terutama pada wanita. Hal ini menarik perhatian setelah para ahli meneliti lebih lanjut dampak konsumsi kopi terhadap kesehatan rambut.

Kopi dikenal sebagai minuman yang meningkatkan energi secara instan berkat kandungan kafeinnya. Meski memberikan banyak manfaat seperti meningkatkan fokus dan daya tahan, kopi juga bisa menimbulkan efek negatif  bila dikonsumsi secara berlebihan. Salah satu efek negatif tersebut mungkin berhubungan dengan kesehatan rambut.

Konsumsi Kafein dan Hormon

Ahli kesehatan Theo Bergmann menjelaskan bahwa mengonsumsi kopi dapat memicu pelepasan adrenalin, yang dalam jangka panjang bisa melemahkan fungsi kelenjar adrenal. Kondisi ini dipercaya menjadi salah satu penyebab kerontokan rambut pada wanita. Kelelahan adrenal yang terjadi akibat konsumsi kafein berlebih dapat mengganggu keseimbangan hormon, yang pada akhirnya berdampak pada folikel rambut.

Namun, pendapat ini dibantah oleh Shubha Ramesh L, kepala ahli gizi di Rumah Sakit DHEE. Menurut Shubha, kafein justru memiliki potensi manfaat ketika dioleskan langsung ke kulit kepala. Ia menjelaskan bahwa penelitian menunjukkan kafein topikal dapat merangsang folikel rambut dan memperpanjang fase pertumbuhan rambut, terutama bila dioleskan langsung ke kulit kepala.

Studi Tentang Kafein Topikal

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 mendukung klaim ini. Studi tersebut menemukan bahwa aplikasi kafein langsung ke folikel rambut dari pasien dengan androgenetic alopecia dapat mengurangi efek negatif testosteron pada pertumbuhan rambut. Hasil penelitian ini menjadi dasar bagi pengembangan produk perawatan rambut yang mengandung kafein untuk mengatasi kerontokan.

Konsumsi Kafein Berlebihan dan Pengaruhnya

Meski potensi kerontokan rambut akibat konsumsi kopi masih diperdebatkan, para ahli sepakat bahwa konsumsi kafein berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan penyerapan nutrisi. Kafein yang dikonsumsi dalam jumlah besar dapat meningkatkan produksi kortisol, hormon yang bisa mempercepat fase telogen atau fase rontok pada siklus pertumbuhan rambut.

Selain itu, kafein berlebih juga berpotensi mengganggu penyerapan zat besi dan magnesium, dua nutrisi penting yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut sehat. Dengan demikian, menjaga asupan kafein dalam jumlah wajar sangat disarankan untuk meminimalisir risiko ini.

Jumlah Kafein yang Aman

Untuk menjaga kesehatan rambut, Shubha menyarankan agar konsumsi kafein tidak melebihi 400 mg per hari. Selain itu, ia juga menyarankan penggunaan produk berbasis kafein pada rambut dengan bijak. Terlalu sering menggunakan produk ini juga bisa memberikan efek buruk, seperti perubahan warna pada rambut, terutama bagi mereka yang memiliki rambut pirang.

Hubungan antara kopi dan kerontokan rambut masih menjadi bahan perdebatan. Meskipun beberapa ahli mengaitkan konsumsi kopi dengan peningkatan risiko kerontokan, yang lain justru melihat potensi manfaatnya melalui aplikasi topikal. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi kopi dengan bijak serta mempertimbangkan penggunaan produk perawatan rambut berbasis kafein yang telah terbukti secara ilmiah memberikan manfaat bagi kesehatan rambut.

 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*