
JoSS, PEKALONGAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat. Dampaknya terlihat jelas di sejumlah ruas jalan Kota Pekalongan, di mana para penjual bendera mulai bermunculan.
Denny (68), seorang pedagang bendera di Jalan Jetayu, Kota Pekalongan, telah berjualan bendera sejak tahun 1980-an. Ia mengungkapkan bahwa penjualan bendera pada tahun 2024 ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023. Denny juga menyebutkan bahwa penjualan sempat turun drastis selama pandemi COVID-19.
“Penjualan tahun lalu turun sekitar 50 persen, terutama saat pandemi. Tapi sekarang, alhamdulillah, sudah mulai ramai lagi. Penjualan saya naik sekitar 25 persen dibandingkan tahun 2023,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Senin (5/8/2024).
Senada dengan Denny, Emon (58), pedagang bendera di Jalan Imam Bonjol, Kota Pekalongan yang telah berjualan selama sekitar 40 tahun, juga mengalami lonjakan penjualan pada tahun 2024. Ia menyebutkan bahwa omset penjualannya meningkat hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Selama dua tahun pandemi, dagangan bendera saya kurang laku. Sekarang, mendekati 17 Agustus 2024, penjualan mulai laris lagi, alhamdulillah. Bendera ukuran 60×90 cm saya jual seharga 20 ribu rupiah, umbul-umbul 15 ribu rupiah, dan bendera hias panjang 10 meter seharga 200 ribu rupiah. Semoga beberapa hari ke depan penjualan bisa semakin laris,” jelas Emon.
Para pedagang bendera di Kota Pekalongan berharap penjualan mereka terus meningkat hingga Hari Kemerdekaan, sehingga mereka bisa merasakan manfaat dari momen nasional yang penuh semangat ini.
Cek berita dan artikel lainnya diĀ GOOGLE NEWS

Leave a Reply